JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Arus kendaraan di Jalan Tol Cisumdawu masih dapat melintas meski hanya melalui satu lajur, setelah terjadi longsor tebing di Kilometer 177, wilayah Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Dari pantauan udara, material longsor terlihat menutup saluran air di sekitar lokasi. Pihak pengelola ruas tol, Citra Karya Jabar Tol (CKJT), telah melakukan pembersihan awal dengan menyingkirkan material tanah yang menumpuk di bahu jalan. Satu unit ekskavator turut disiagakan untuk mempercepat penanganan.
Sebagai langkah pengamanan, lajur dari Bandung menuju Cirebon dipersempit dan seluruh kendaraan diarahkan menggunakan lajur cepat.
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, menjelaskan bahwa penanganan cepat telah dilakukan sejak Jumat sore bersama CKJT, BPBD, serta tim gabungan lainnya. Ia mengungkapkan, longsor menyebabkan saluran irigasi tersumbat sehingga air meluap ke badan jalan.
“Air sempat meluber karena aliran tertutup material tanah. Namun setelah alat berat diturunkan, aliran air kembali normal,” kata Awang saat ditemui di Mapolres Sumedang, Senin (8/12/2025).
Ia menambahkan, pihak kepolisian bersama Satlantas dan Kapolsek Sumedang Utara telah memasang papan peringatan dan rambu tambahan agar pengendara lebih waspada. Menurutnya, kondisi lalu lintas hingga saat ini masih terpantau lancar.
“Kemarin saya juga melintas, kondisi jalan sudah kering,” katanya.
Polres Sumedang juga menyampaikan imbauan bagi para pengemudi, terutama saat hujan lebat mengingat curah hujan di wilayah tersebut sedang tinggi.
Pengendara diminta mencari tempat aman apabila intensitas hujan meningkat dan tidak memaksakan kecepatan melebihi batas yang ditetapkan, mengingat kawasan Tol Cisumdawu memiliki potensi kerawanan longsor maupun pergeseran tanah.
“Bilamana memang kondisi hujan besar, lebih baik mencari tempat yang aman, terutama di ruas tol Cisumdawu ini, yang memang rentan untuk kondisi longsor, atau mungkin pergeseran. Selain itu untuk kecepatan, pengguna kendaraan juga jangan sampai melebihi batas maksimal yang sudah ditentukan di tol,” pungkasnya.







