JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Sebuah video yang menunjukkan deretan mobil mewah terparkir sembarangan di Jalan Tol Cisumdawu, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.
Dalam rekaman video yang viral tersebut, terlihat sejumlah kendaraan memadati hampir seluruh lajur tol di Kilometer 180 A arah Sumedang, bahkan berhenti tepat sebelum jalur darurat.
Video yang beredar memperlihatkan para pengendara tidak hanya menghentikan kendaraan mereka di tempat yang tidak semestinya, tetapi juga menyebabkan gangguan bagi pengemudi lain yang tengah melintas.
Aksi itu pun menuai kritik dari warganet yang mempertanyakan kesadaran berkendara di jalan bebas hambatan.
Menanggapi viralnya video tersebut, Kanit PJR Tol Cisumdawu, AKP Otong Rustandi menjelaskan, bahwa kejadian itu sebenarnya telah terjadi lebih dari dua tahun lalu, tepatnya pada bulan April 2023 saat bulan Ramadan.
“Itu sudah lama kejadiannya, kalau tidak salah saat bulan puasa di tahun 2023. Lokasinya di Km 180 sebelum pintu keluar Tol Sumedang,” kata Otong saat dikonfirmasi, Sabtu (2/8/2025).
Ia menambahkan berdasarkan informasi dari pengelola Tol Cisumdawu, kendaraan-kendaraan tersebut merupakan bagian dari komunitas mobil mewah yang sedang dalam perjalanan untuk menghadiri acara buka puasa bersama di Sumedang.
Melihat pemandangan sekitar yang dianggap menarik, rombongan tersebut memutuskan untuk berhenti sejenak dan berfoto di lokasi.
“Informasi yang saya terima dari CKJT selaku pengelola Jalan Tol Cisumdawu, bahwa mereka adalah klub mobil yang hendak buka puasa bersama di salah satu rumah makan di Sumedang. Mungkin karena latar pemandangannya bagus, mereka berhenti untuk dokumentasi,” tambahnya.
Meski peristiwa itu sudah lama berlalu, Otong mengingatkan kepada para pengguna jalan tol agar tidak meniru perilaku serupa.
Ia menegaskan bahwa saat ini kondisi lalu lintas di Tol Cisumdawu terpantau lancar dan aman, serta mengimbau para pengemudi untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Perlu kami sampaikan video itu memang kejadian lama. Namun kami tetap mengimbau agar seluruh pengguna jalan tol tidak berhenti sembarangan dan selalu mengikuti peraturan demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas,” pungkasnya.







