JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Sejumlah penonton pagelaran Ekosistem Budaya Kasumedangan dalam rangka memperingati Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-448, di Halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi korban pencopetan pada Jumat (24/4/2026) malam.
Salah satu korban sampai histeris hingga harus digotong aparat kepolisian yang bertugas. Warga asal Kecamatan Ujungjaya ini, mengaku kehilangan handphone miliknya yang masih dalam proses cicilan.
Tidak hanya satu orang, laporan kehilangan terus berdatangan dari penonton lain yang mengaku mengalami kejadian serupa. Petugas yang berjaga pun menerima aduan dari para korban sepanjang acara berlangsung.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan, pihak penyelenggara telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan dari petugas gabungan TNI, Polri dan Satpol PP.
Ia menyebutkan bahwa sistem keamanan, termasuk pengawasan melalui CCTV, telah diterapkan guna memastikan kenyamanan dan ketertiban masyarakat selama acara.
“Kami sudah mengantisipasi dari berbagai aspek, termasuk keamanan, agar masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan aman dan tertib,” kata Dony.
Ia juga menambahkan rangkaian kegiatan HJS ke-448 dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan masyarakat, mulai dari kegiatan olahraga seperti fun walk dan boxing, hingga acara keagamaan dan pertunjukan seni budaya.
“Selain itu, besok hiburan musik juga dari band D’Bagindas untuk anak-anak muda-mudanya,” ucapnya.
Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian acara ini dapat menjadi momentum kebersamaan bagi warga Sumedang, meski di sisi lain tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama menghadiri kegiatan dengan jumlah massa besar.
“Jadi, berbagai segmen ini benar-benar merasakan bahwa Sumedang adalah hajat bersama,” pungkasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, agar lebih waspada saat menghadiri keramaian dan selalu menjaga barang berharga milik pribadi, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Pagelaran Ekosistem Budaya Kasumedangan, dihadiri langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan juga para seniman seperti Ohang dan Ade Batak. Kegiatan yang mengusung tema “Abdi Nagari Nganjang Ka Warga” ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Sumedang ke-448.







