TPT SDN Bunter di Wado Sumedang Longsor, Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Dilaksanakan

JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang selama berjam-jam, membuat Tembok Penahan Tebing (TPT) SDN Bunter, di kawasan Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado Kabupaten Sumedang Jawa Barat longsor pada Minggu (26/03/2023) malam.
Material longsor dari tebing setinggi 9 meter dan lebar 7 meter tersebut hampir menutup setengah badan jalan provinsi Sumedang-Garut.
Kepala Sekolah SDN Bunter, Aye Affandi menyebutkan, pihaknya mendapatkan informasi terkait adanya bencana longsor yang menimpa tebing sekolahnya itu sekitar pukul 17.45 WIB, saat wilayah tersebut diguyur hujan yang cukup deras.
“Kami mendapatkan Informasi dari rekan Guru kalau tebing di SDN Bunter longsor. Setelah adzan Maghrib saya datang ke lokasi, ternyata benar sudah kejadian,” kata Aye, Senin (27/3/2023) pagi.

Meski terjadi longsor, namun kegiatan belajar mengajar di sekolah tetap dilaksanakan. Pihak sekolah pun membuat tali pembatas agar siswa maupun guru tidak mendekati area longsor.
“Kebetulan sekarang baru masuk lagi setelah libur awal Ramadan. Tadi anak-anak juga dikasih perhatian supaya jangan mendekat ke area longsor,” ujar Aye.
Petugas dari unsur BPBD, Damkar, TNI, Polri, Tagana, dan PMI yang menerima laporan, langsung melakukan penanganan, dengan menyingkirkan material longsor menggunakan alat sederhana.
“Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB, menutup badan jalan sebelah kiri dari arah Wado,” kata anggota Pusdalpos BPBD Kabupaten Sumedang, Dede Fadilah.
Dikatakan, TPT yang longsor setinggi 9 meter dan lebar 7 meter. Setelah dilakukan penangan, arus lalu lintas kembali bisa dilalui 2 arah sekitar pukul 19.00 WIB. Namun, pihaknya pun menghimbau kepada masyarakat yang melintasi jalur tersebut agar lebih berhati-hati, karena rawan terjadi longsor.

“Untuk penyebabnya dikarenakan curah hujan tinggi, ditambah tebing yang labil, sehingga tidak bisa menahan longsoran. Untuk mencegah longsoran, area yang longsor kami tutup terpal untuk menahan air bila terjadi hujan,” ucapnya.







