JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Puluhan pekerja yang tergabung dalam Persatuan Perjuangan Pekerja Seluruh Indonesia (PEPPSI) Kabupaten Sumedang menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jawa Barat, pada Jumat (1/5/2026).
Aksi tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas terganggu setelah para buruh menutup sementara jalur nasional Bandung-Cirebon di depan kompleks pemerintahan. Penutupan jalan berlangsung sekitar 20 menit sebelum akhirnya dibuka kembali.
Selanjutnya, massa bergerak menuju pendopo pemerintah daerah dengan pengawalan aparat kepolisian. Di lokasi tersebut, mereka diterima langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika.
Dalam audiensi tersebut, perwakilan buruh menyampaikan enam tuntutan kepada pemerintah daerah. Salah satu poin utama yang diajukan adalah pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ketenagakerjaan yang bertujuan meningkatkan pengawasan serta perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
Para perwakilan buruh menegaskan bahwa mereka berharap tuntutan tersebut tidak hanya menjadi wacana, melainkan segera direalisasikan dalam bentuk kebijakan konkret.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Dony menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk menindaklanjuti usulan tersebut, termasuk membentuk Satgas Ketenagakerjaan. Ia menjelaskan bahwa satgas tersebut akan berperan dalam memantau aktivitas perusahaan dan memastikan tidak terjadi pelanggaran yang merugikan tenaga kerja.
“Ada beberapa hal yang bisa segera kami tindak lanjuti, di antaranya Satgas Ketenagakerjaan untuk bisa bersama-sama mengawasi praktik-praktik di perusahaan, mana yang melanggar aturan, mana yang telah merugikan buruh,” kata Dony saat menemui massa aksi.
Selain itu, ia juga mengajak para pekerja untuk terus menjalin kerja sama dengan pemerintah demi mendorong peningkatan kesejahteraan buruh di daerah.
“Apabila kita semua bersatu, berkolaborasi, saling mengingatkan, dan saling menguatkan, insyaallah perjuangan kita akan berhasil,” ujarnya.
Peringatan Hari Buruh tahun ini pun menjadi momentum bagi pemerintah Kabupaten Sumedang, untuk memperkuat komitmen dalam melindungi pekerja sekaligus merespons berbagai aspirasi yang disampaikan oleh kalangan buruh.







