JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Warga Dusun Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, digegerkan oleh penemuan jasad seorang perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Cipeles pada Jumat (1/5/2026) sore.
Penemuan tersebut bermula sekitar pukul 16.30 WIB ketika seorang pemancing bernama Odong melihat tubuh korban terbawa arus sungai. Jasad itu kemudian tersangkut di bagian cekungan aliran sungai.
Odong segera melaporkan kejadian itu kepada ketua RT setempat, yang kemudian meneruskan informasi ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, aparat dari Polsek Sumedang Selatan bersama tim Inafis Polres Sumedang dan BPBD Sumedang tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah untuk penanganan lebih lanjut.
“Hingga saat ini korban masih belum diketahui identitasnya dan sedang dalam proses pemeriksaan,” kata Awang dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Hasil pemeriksaan awal oleh tim medis di kamar jenazah menunjukkan bahwa korban berjenis kelamin perempuan dengan postur tubuh pendek.
“Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam berwarna hitam serta beberapa aksesoris, di antaranya cincin bermotif jangkar di jari tengah tangan kanan, cincin kain di jari manis tangan kanan, serta dua karet gelang berwarna coklat dan hitam di pergelangan tangan kanan,” ujarnya.
Petugas menemukan luka berupa kulit terkelupas di bagian bahu dan lengan kiri, serta posisi lidah menjulur. Meski demikian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari pemeriksaan sementara, tidak ada indikasi korban mengalami kekerasan. Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari dua hari,” tambahnya.
Polisi menduga jasad tersebut terbawa arus dari wilayah hulu Sungai Cipeles, yang kemungkinan berasal dari Kecamatan Pamulihan. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas korban.
Sementara itu, jenazah masih berada di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi. (**)







