SP4N LAPOR! Goes to Campus, Jembatan Revolusi Layanan Publik

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPAN-RB), UNDP Indonesia, dan KOICA melalui kerja sama tripartit dalam “Kemitraan KOICA-UNDP” melakukan sosialisasi program SP4N LAPOR!, atau Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat.
LAPOR Goes to Campus tersebut, dilaksanakan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Rabu (23/8/2023). Kegiatan itu, diikuti oleh 2.000 peserta yakni, para Praja IPDN dan mahasiswa-mahasiswa dari sejumlah universitas di wilayah Jatinangor serta perwakilan dari lima Kementerian/Lembaga yang terlibat dalam SP4N LAPOR!.
Kegiatan itu juga dihadiri secara virtual oleh Menteri PAN-RB, Abdullah Azwar Anas. Dalam sambutannya, Menteri PAN-RB menegaskan bahwa SP4N LAPOR! adalah jembatan revolusi layanan publik. Tujuan acara ini untuk meningkatkan peran dan partisipasi aktif pemuda dalam mengelola pengaduan publik.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemen-PAN RB, Diah Natalisa menjelaskan, SP4N LAPOR merupakan sistem berjenjang. Semua penyelenggara layanan publik wajib terhubung dengan aplikasi tersebut. Masyarakat, terutama kalangan muda, bisa melakukan pelaporan melalui aplikasi ini jika ditemukan ada pelayanan publik yang kurang maksimal dari pemerintah di daerah-daerah.
Laporan yang masuk ke SP4N LAPOR! dengan admin yang dikelola oleh Kemen-PAN RB, lanjut Diah, akan dilakukan disposisi ke pemerintah yang bersangkutan atau pemerintah terlapor.
“Admin dilakukan pendampingan secara periodik. Datanya kami nilai. Kalau pemerintah bersangkutan lamban dalam merespons laporan yang masuk, kami datangi instansinya,” kata Diah.
Diah mengatakan penggunaan aplikasi SP4N LAPOR! mencapai 73,2 persen. Tahun ini, ditargetkan masuk 1,5 juta laporan, dan tahun depan ditargetkan 2 juta laporan.
“Kalau dalam 60 hari tidak ada respons, maka laporan tersebut akan menjadi ranah Ombudsman,” kata Diah.
Praja dan mahasiswa menjadi sasaran sosialisasi ini menurut Diah dikarenakan pengguna SP4N LAPOR! rata-rata adalah kaum muda.
“Menurut hasil survei yang kami lakukan berkala, pengguna SP4N LAPOR! adalah kalangan muda. IPDN sebagai tempat penggemblengan ini, perlu kami datang untuk memberikan edukasi dan sosialisasi memanfaatkan SP4N LAPOR!,” ucapnya.







