BeritaSumedang Majalengka

Pasanggiri SD se-Kabupaten Sumedang Dibubarkan Satgas, Penonton Berkerumun di Alun-alun Tegalkalong

JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Sumedang Utara, terpaksa membubarkan kerumunan, yang terjadi dalam pagelaran Pasanggiri Apresiasi Bahasa Sunda dan Sastra Sunda tingkat Sekolah Dasar (SD), yang digelar di SDN Tegalkalong, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (12/10/2021).

Kegiatan tersebut, mengundang kerumunan warga yang menonton dan orang tua dari peserta pasanggiri, yang berkumpul di Alun-alun Tegalkalong.

Kasie Trantrib Kecamatan Sumedang Utara, Entas Sutrisno mengatakan, pembubaran yang dilakukan berkaitan dengan izin pelaksanaan kegiatan dari Satgas Covid-19, kepada pihak penyelenggara. Yaitu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang kepada Satgas.

“Sempat datang staft dari Dinas Pendidikan SD, untuk rekomendasi ke pihak gugus tugas kabupaten, sehingga kami dalam rekomendasinya tersebut, hanya memaparkan tentang prokesnya, dan tidak bisa menentukan pasang giri itu di izinkan atau tidaknya,” kata Etas.

Menurut Entas, untuk merekomendasikan pelaksanaan kegiatan, seharusnya koordinasi tidak dilakukan secara mendadak. Pihaknya, menerima laporan koordinasi dari penyelenggara pasanggiri, sehari sebelum kegiatan digelar.

“Seharusnya 14 hari sebelum pelaksanaan harus ada rekomendasi, atau pemberi tahuan dari pihak penyelenggara dinas pendidikan tersebut,” ucap Entas.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Koordinator Panitia Pelaksana Kegiatan, Darhum Hernayat mengatakan, dalam kegiatan pasanggiri tersebut, pihaknya mengaku telah mengantongi izin. Termasuk dalam penerapan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung.

“Ini kan hajat kabupaten. Memang kegiatannya dari provinsi pun kegiatannya dilakukan secara luring,” kata Darhum.

Darhum menyampaikan, terkait kegiatan yang dilaksanakan di masa PPKM, pihaknya telah memberikan imbauan kepada masing-masing tim peserta, untuk membatasi jumlah official. Sementara kerumunan yang terjadi, diluar prediksi pihak panitia.

“Kepada para official dari tiap kecamatan masing-masing, sudah menyampaikan, kami itu bahwa yang mengantar anak sebagai perwakilan dari tiap kecamatan itu, hanya satu orang untuk tiap mata lomba,” ungkap Darhun.

Perlu diketahui pasanggiri digelar selama dua hari, yang diikuti perwakilan dari 26 kecamatan. Nantinya, akan diikut sertakan dalam perlombaan tingkat provinsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800