JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (23/10/2025) sore, menyebabkan Sungai Cijengkol meluap hingga merendam sejumlah rumah warga di Dusun Mareleng, Desa Cipelang.
Luapan air yang datang tiba-tiba membuat warga tidak sempat menyelamatkan banyak barang. Salah satu rumah yang berada tepat di tepi aliran sungai mengalami kerusakan cukup parah setelah bagian dapur ambruk diterjang derasnya arus.
Pada Jumat (24/10/2025) pagi, warga yang terdampak mulai membersihkan lumpur dan sampah yang terbawa air banjir ke dalam rumah.
Pemilik rumah yang dapurnya roboh, Maya mengaku air sempat mencapai ketinggian sekitar satu meter. Selain merusak bangunan, banjir juga menghanyutkan perabot rumah tangga serta perlengkapan sekolah anaknya.
“Waktu itu saya baru buka tabung gas di dapur, langsung ke depan rumah. Tiba-tiba air datang deras, dapur langsung roboh. Semua barang, termasuk seragam dan sepatu anak, terbawa air,” kata Maya.
Usai kejadian, keluarga Maya sementara waktu mengungsi ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu proses pembersihan dan perbaikan rumah. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan bantuan untuk memperbaiki rumahnya yang rusak.
“Mudah-mudahan ada bantuan untuk perbaikan dan supaya sungainya bisa dinormalisasi, biar enggak banjir lagi,” harapannya.
Ketua RT 10 RW 4 Dusun Mareleng, Otoy Suhenda membenarkan bahwa wilayahnya menjadi lokasi paling terparah dalam peristiwa tersebut.
“Hujan mulai turun sekitar pukul tiga sore, tapi makin deras sekitar jam lima. Saat itu air sungai meluap dan masuk ke rumah-rumah warga,” jelas Otoy.
Menurutnya, banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Pendangkalan sungai serta penumpukan sampah di aliran Sungai Cijengkol menjadi penyebab utama meluapnya air saat curah hujan tinggi.
“Sungai sekarang makin dangkal dan banyak sampah. Kalau hujan besar, air langsung meluap. Dulu enggak separah ini,” tambahnya.
Warga berharap, pemerintah segera turun tangan untuk membantu perbaikan rumah rusak dan melakukan normalisasi sungai agar banjir tidak kembali terjadi.






