Mantan Atlet Sepak Bola Putri di Sumedang Buat Laporan Begal Palsu, Terancam Penjara
JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Seorang perempuan berinisial VM (23), yang diketahui mantan atlet sepak bola putri, nekat membuat laporan palsu kepada polisi, dengan berpura-pura menjadi korban begal, di jalan Raya Sumedang-Wado, tepatnya di Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (17/4/2026) malam.
Awalnya, VM melaporkan dirinya menjadi korban pembegalan saat mengendarai sepeda motor. Dalam laporannya, ia mengaku dipepet oleh dua orang tak dikenal yang kemudian mengambil kunci motor serta membawa kabur uang tunai sebesar Rp34,8 juta yang disimpan di dalam tasnya.
Namun, hasil penyelidikan Unit Reskrim Polsek Sumedang Utara Polres Sumedang, bahwa laporan tersebut tidak benar. Polisi menemukan kejanggalan dalam keterangan korban hingga akhirnya memastikan bahwa kejadian begal itu hanya rekayasa.
Kanit Reskrim Polsek Sumedang Utara, Ipda Rizal Fauzi menjelaskan, motif di balik laporan palsu tersebut berkaitan dengan penggunaan uang milik calon suami VM.
“Yang bersangkutan mengaku telah menggunakan uang sebesar Rp6 juta tanpa sepengetahuan calon suaminya. Karena takut dimarahi, ia kemudian membuat skenario seolah-olah menjadi korban begal,” ujar Rizal.
VM sendiri diketahui pernah menjadi atlet sepak bola perempuan di Kabupaten Sumedang. Atas perbuatannya, VM kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum dan terancam hukuman penjara lebih dari satu tahun.
“Korban (pelaku) juga merupakan mantan atlet pesepak bola perempuan. Untuk ancaman hukumannya di atas 1 tahun penjara,” ucapnya.
Sementara itu, kepada polisi, VM mengaku menyesali perbuatannya. Ia mengatakan terpaksa melakukan hal tersebut karena terdesak kebutuhan usaha dan diliputi rasa takut menjelang pernikahannya yang direncanakan berlangsung pada bulan September mendatang.
“Saya khawatir dimarahi calon suami karena uangnya terpakai. Pernikahan kami tinggal beberapa bulan lagi. Saya sangat menyesal,” ungkapnya.







