JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Warga Jalan Cagak, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang Jawa Barat, tengah dihantui rasa cemas. Sudah tiga hari terakhir, lingkungan tempat tinggal mereka diserbu ulat bulu berukuran cukup besar.
Kekhawatiran warga kian meningkat lantaran ulat-ulat berwarna cokelat itu, tak hanya memenuhi pepohonan, tetapi mulai menjalar ke jalanan hingga masuk ke dalam rumah.
“Kalau yang takut sama ulat, ini jadi mimpi buruk. Banyak warga yang jadi enggan beraktivitas di luar rumah,” kata tokoh masyarakat setempat, Dede Suhendar, Senin (19/5/2025)
Ia menjelaskan, serbuan ulat pertama kali terlihat di pohon jambu mete. Namun dalam dua hari, jumlahnya bertambah dan menyebar ke pohon-pohon lain hingga mendekati rumah warga. Kondisi ini menimbulkan rasa jijik sekaligus kekhawatiran akan dampak kesehatannya.
“Yang bikin warga tambah takut, ulatnya banyak dan menjijikkan. Tidak sedikit yang sampai enggan keluar rumah,” ungkapnya.
Warga, lanjut Dede, sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa. Selanjutnya, pihak desa meneruskan laporan ke UPTD Pertanian. Namun hingga kini, belum ada tindakan konkret di lapangan.
“Kami juga sudah coba lapor ke Damkar, tapi mereka bilang tidak punya alat dan obat khusus untuk menangani serangga seperti ini,” tuturnya.
Warga berharap pihak terkait segera turun tangan agar serangan ulat bulu ini tak makin meluas dan mengganggu kenyamanan hidup masyarakat.
“Kaget juga, biasanya tidak pernah seperti ini. Sekarang tiba-tiba kampung kami diserang ulat,” ujar Ade, salah satu warga. (**)







