BeritaIndustri KreatifSumedangTekno

Pemuda Asal Sumedang Ciptakan Drone Spray untuk Pertanian, Tampil di Pembukaan TMMD

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Inovasi teknologi kembali lahir dari tangan anak muda daerah. Muhammad Ihsan Ismail (30), pemuda asal Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sukses mengembangkan drone spray pertanian yang dipamerkan dalam pembukaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, di Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja, Selasa (6/5/2025).

Melalui perusahaannya, Hiber Technology Indonesia, Ihsan menghadirkan teknologi mutakhir yang mendukung efisiensi di sektor pertanian modern.

Perusahaan yang bergerak di bidang riset dan pengembangan ini merakit serta mengembangkan drone spray yang mampu menyemprotkan pupuk cair secara otomatis di lahan pertanian.

“Kami berasal dari putra daerah untuk berkontribusi di bidang teknologi. Kita menciptakan beberapa produk dari mulai simulator pesawat terbang dan juga sedang meriset teknologi drone,” kata Ihsan.

Drone Spray untuk sektor pertanian ini, kata Ihsan, tengah diriset untuk pengembangan simulatornya.

“Jadi sekarang kita menggunakan drone spray yang akan kita riset untuk mengembangkan simulatornya. Ini kita juga mengunakan pilot nya asli dari Jawa Barat juga. Tujuannya drone spray ini untuk support pertanian,” ungkapnya.

Dalam simulasinya, drone tersebut diterbangkan oleh satu-satunya pilot wanita bersertifikat di Jawa Barat bernama Andara Colleta.

Ia menjelaskan bahwa mengoperasikan drone jenis ini memerlukan keahlian khusus serta lisensi resmi karena fungsinya jauh lebih kompleks dibandingkan drone biasa.

“Menerbangkan drone spray tidak bisa sembarangan, harus ada lisensi dan pemahaman soal prosedur keselamatan. Kami dorong generasi muda untuk belajar dan memperoleh izin resmi sebelum terjun ke dunia drone profesional,” ujar Andara.

Drone hasil rakitan Hiber Technology Indonesia ini, mampu membawa beban seberat 25 kilogram pupuk cair. Dalam waktu terbang 10 menit, Drone Spray mampu menyemprotkan pupuk di lahan seluas satu hektar sawah.

“Dalam satu hektar itu kita bisanya kalau fuul bisa di 8 sampai 10 menit, dengan tangki kosong bisa 15 menitan. Jadi satu hektar bisa satu spray,” ucapnya.

Simulasi Drone Spray yang dilakukan, mendapat perhatian yang hasil pengembangannya diharapkan mampu mendukung pertanian modern di Sumedang dan tanah air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800