JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Ribuan warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, antusias menerima Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900 ribu, yang disalurkan oleh pemerintah melalui Kantor Pos Indonesia Cabang Sumedang, Senin (29/12/2025).
Pada hari pertama penyaluran, bantuan difokuskan bagi warga dari dua kecamatan, yaitu Kecamatan Sumedang Selatan, dan Kecamatan Ganeas. Ribuan warga rela mengantre untuk mengambil bantuan tersebut.
Petugas kepolisian dan TNI yang berjaga, sempat kewalahan dan harus berkali-kali mengingatkan warga agar tetap bersabar, untuk menunggu pembagian.
Salah seorang penerima bantuan, Yayah Rokayah warga Kelurahan Pesanggrahan Baru, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurutnya bantuan sebesar Rp900 ribu tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan harian.
“Saya mau ambil BLT Kesra, besarnya Rp900.000. Ya nantinya akan digunakan untuk keperluan sehari-hari lah. Alhamdulillah ada rezeki dan perhatian dari pemerintah,” kata Yayah.
Meski harus mengantre cukup lama sejak pagi hari, Yayah tetap merasa senang, karena pemerintah dinilainya masih memberikan perhatian kepada warga kurang mampu.
“Tadi Ngantri sejak jam 9 pagi makanya pusing ke sini saya (duduk). Tiga 3 jam lebih belum dapat juga, sekarang nunggu dipanggil. Mudah-mudahan ke depan bantuannya bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.
Sementara itu, Executive Manager Kantor Pos Cabang Sumedang, Ridwan menjelaskan, penyaluran yang berlangsung saat ini merupakan BLT Kesra tahap keempat.
Untuk Kabupaten Sumedang, bantuan tersebut diberikan kepada 25.765 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 26 Kecamatan. Saat ini penyaluran dilakukan untuk dua kecamatan dengan jumlah penerima sebanyak 2.446 orang
“Total penerima BLT Kesra tahap empat di Kabupaten Sumedang mencapai 25.765 KPM dari 26 kecamatan. Khusus hari ini, penyaluran dilakukan untuk dua kecamatan dengan jumlah penerima sebanyak 2.446 orang,” kata Ridwan.
Ia menuturkan, penyaluran bantuan akan berlangsung hingga 31 Desember 2025. Pihak Kantor Pos telah berkoordinasi dengan aparat desa agar jadwal pengambilan bantuan diatur per jam, guna menjaga ketertiban dan kenyamanan.
“Tolong nanti kepada penerima, kita sudah koordinasi dengan aparat desa kan, kita jadwalkan per jam tolong dipatuhi, supaya bisa tertib di sini,” tuturnya.
Ridwan menegaskan, bagi penerima yang berhalangan hadir karena sakit dan tidak dapat diwakilkan, pihak Kantor Pos siap mengantarkan bantuan langsung ke rumah penerima.
“Kalau misalnya tidak ada yang bisa mewakili, terus tidak bisa hadir karena sakit, tolong beritahukan kepada kami. Nanti kami antarkan, yang penting kita diinformasikan, agar bantuan tetap bisa tersalurkan,” pungkasnya.







