BeritaHeadlineSumedang

Satlantas Polres Sumedang Tindak Pengendara Pengguna Knalpot Brong, 28 Motor Diamankan

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Suara bising knalpot brong yang kerap mengganggu ketenangan warga akhirnya ditertibkan. Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang berhasil menjaring puluhan sepeda motor berknalpot tidak standar dalam razia yang digelar di kawasan jalan Bundaran Binokasih, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (31/5/2025) malam.

Sebanyak 28 unit sepeda motor diamankan dalam operasi tersebut. Seluruh kendaraan langsung dibawa ke Mapolres Sumedang untuk didata dan diproses sesuai aturan yang berlaku.

Kapolres Sumedang, AKBP Joko Dwi Harsono, menegaskan bahwa operasi ini bukan tindakan sesaat, melainkan bagian dari langkah berkelanjutan untuk menjaga ketertiban di wilayah hukum Polres Sumedang.

Knalpot brong bukan hanya melanggar aturan teknis kendaraan, tetapi juga menjadi sumber keresahan masyarakat. Penindakan ini akan terus kami lakukan demi menjaga kenyamanan publik,” kata Joko.

Lebih lanjut, Kapolres menyebut bahwa operasi ini merupakan respons langsung atas meningkatnya keluhan dari warga mengenai suara bising sepeda motor yang melintasi pemukiman, terutama pada malam hari.

“Kami menegakkan aturan bukan semata karena kewenangan, tapi juga karena komitmen untuk melindungi hak masyarakat menikmati suasana yang tenang dan tertib,” tambahnya.

Tak hanya melakukan penindakan, polisi juga memberikan edukasi langsung kepada para pengendara yang terjaring razia. Mereka diimbau untuk tidak melakukan modifikasi kendaraan yang melanggar aturan, termasuk penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Kapolres juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, termasuk dengan melaporkan pelanggaran lalu lintas yang meresahkan.

“Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya soal hukum, tapi juga soal empati terhadap sesama pengguna jalan,” pungkasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800