BeritaHeadlineJawa BaratNasionalSumedang

Waduk Jatigede Surut Akibat Kemarau, Puing-puing Bekas Rumah Bermunculan

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Musim kemarau yang tengah melanda saat ini membuat volume air Waduk Jatigede, di Kabupaten Sumedang Jawa Barat, mengalami penyusutan, Minggu (24/9/2023). Akibatnya, puing-puing bekas bangunan rumah warga yang dulu terkena genangan air waduk Jatigede pun, kini mulai bermuculan.

Kondisi itu seperti terlihat di wilayah pesisir Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja, dan kawasan pesisir Cibungur antara Desa Darmaraja dan Desa Darmajaya. Selain itu, tanah di area bekas genangan pun terlihat retak-retak dan banyak ikan mati.

Waduk Jatigede Surut Akibat Kemarau, Puing-puing Bekas Rumah Bermunculan, JurnalSuma

Salah satunya puing bangunan rumah yang dulunya milik Agus (52) di Desa Pakualam.
“Dulu rumah saya di sana tapi sekarang sudah pindah ke atas, masih di kawasan Desa Pakualam,” kata Agus sembari menunjuk ke arah bangunan rumah yang muncul kembali dari dasar Waduk Jatigede akibat kemarau.

Agus menyebut, saat ini puing – puing bekas bangunan rumah yang muncul kepermukaan di antaranya terlihat di Desa Pakualam dan Desa Cipaku.

“Kalau di sini puing yang terlihat itu ada di wilayah Desa Pakualam dan Desa Cipaku. Dulunya mah desa Cipaku cuma dimekarkan jadi Desa Pakualam, Desa Cipaku dan Desa Karangpakuan,” paparnya.

Agus menjadi salah satu warga yang terdampak akibat adanya pembangunan Waduk Jatigede. Kampung halamannya terendam oleh genangan air Waduk Jatigede.

Saat musim kemarau seperti sekarang ini, Agus biasa memanfaatkannya dengan mencari keong sawah serta bercocok tanam di pesisir Waduk Jatigede.

“Kalau musim kemarau seperti ini, saya biasa bercocok tanam dan cari keong di pesisir waduk. Saya tanam tuh ubi, singkong dan tanaman lainnya,” katanya.

Kondisi surutnya air Waduk Jatigede tahun 2023 ini menjadi salah satu yang terparah sejak 2015 atau sejak dimulainya penggenangan. Beberapa wilayah yang tampak penyusutan volume airnya di antaranya di kawasan Cibungur, Desa Darmaraja dan Desa Darmajaya. Kemudian Desa Pakualam dan Desa Cipaku. Keempat desa itu berada di Kecamatan Darmaraja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800