Ratusan Pilot Paralayang dari 18 Provinsi Hiasi Langit Wisata Batudua

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Paralayang dengan kategori cross country atau lintas alam beregu, mulai digelar di kawasan wisata Bukit Batudua, Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sebanyak 174 pilot dari 18 Provinsi se-Indonesia ikut serta dalam kejuaraan tersebut.
Pemandangan menakjubkan pun terlihat saat ratusan pilot terbang bersamaan di langit Batudua, hingga membuat ratusan warga yang menyaksikan terpukau dan memberikan sorak tepuk tangan.
Para pilot ini, take off dari wisata Batudua dan akan lending di halaman Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS). Sebelum terbang, para pilot ini dibekali makanan dan air untuk kebutuhan mereka selama terbang.
Kontingen asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Hendi mengatakan, kesulitan dalam kategori cross country yang dihadapi para pilot, harus mempelajari dulu medan yang ada di lokasi. Sehingga para pilot menerbangkan parasutnya bisa terbang dengan baik.
“Jarak tempuh yang dituju itu tergantung cuaca, kalau hari ini diperkirakan 18 kilometer atau parameter yang ditempuh sekitar 1 jam setengah. Peralatan yang harus dibawa oleh pilot pertama adalah alat Komunikasi, Gps untuk keperluan lomba kita membutuhkan traker untuk melacak rutenya kita itu sampai mana,” kata Hendi.
Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman mengucapkan terimakasih kasih atas kepercayaan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dan Pengurus Besar Federasi Aero Sport Indonesia (PB FASI) pusat, yang sudah memilih Sumedang menjadi tuan rumah babak kualifikasi PON 2024.
“Setelah kemarin dari tanggal 2 sampai 4 untuk kategori ketepatan medarat di Toga Hills, sekarang nomor cross country take off di Batudua dan landing di PPS, dan ini dilaksanakan mulai tanggal 5 dan berakhir tanggal 8,” ucapnya.
Nandang menuturkan, kesempatan Kabupaten Sumedang sebagai tuan rumah Pra PON tidak hanya memberikan fasilitas bagi para atlet. Akan tetapi dengan kehadirannya para pilot dari 18 provinsi ini diharapkan bisa menambah informasi dunia pariwisata Provinsi lain yang ada di Indonesia.
“Persiapan venue sudah dilaksanakan satu bulan sebelumnya, terutama masalah air. Karena ini sangat vital sekali bagi para atlet yang hadir pada kesempatan ini,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Paralayang Indonesia, Asgaf Umar mengatakan, pelaksanaan Kejurnas sekaligus Babak Kualifikasi PON ke-XXI Aceh-Sumut ini berjalan lancar sesuai rencana.
“Kategori di BK PON ini ada dua, yang pertama akurasi atau ketepatan mendarat, dan cross country atau lintas alam, baik itu putri maupun putra beregu,” kata Asgaf.
Dari 18 provinsi yang mengikuti ajang tersebut, kata Asgaf, tim juri akan memberikan penilaian, sehingga nantinya akan ada 11 provinsi yang mengikuti PON di Aceh-Sumut.
“Iya jadi kita punya standar kuota. Kuota kita itu 80, jadi diperkirakan kurang lebih 11 provinsi plus 2 provinsi tuan rumah. Untuk kejuaraan nasionalnya nanti akan menentukan peringkat nasional,” ucapnya.







