JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Pasca Hujan deras disertai angin kencang yang merusak puluhan rumah, warga Desa Kutamandiri, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, mulai memperbaiki kerusakan rumah mereka, Rabu (17/12/2025).
Sejumlah warga terdampak, mulai melakukan perbaikan rumah secara gotong royong. Personel Brimob Polda Jawa Barat bersama anggota TNI turut membantu proses perbaikan, khususnya menutup atap rumah yang rusak.
Wilayah yang paling terdampak berada di Desa Kutamandiri. Tercatat sebanyak 31 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi. Kerusakan rumah didominasi pada bagian atap, akibat terpaan angin kencang.
Salah seorang warga, Eka Saputra, menuturkan angin kencang mulai terjadi sekitar pukul 16.00 WIB bersamaan dengan hujan lebat. Tak lama kemudian, sekitar pukul 17.00 WIB, sejumlah bangunan roboh dan material bangunan terbawa angin hingga ke jalan. Ia menyebut hampir seluruh rumah di lingkungan tersebut terdampak.
“Waktu kejadian warga sempat panik karena angin sangat besar dan hujan deras. Banyak atap rumah yang rusak dan bolong,” kata Eka.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, Namun, dua orang pengrajin benang gelasan layangan terluka, akibat tertimpa material bangunan.
“Kalau di sini korban pegawai kakinya bengkak saja. Kalau yang lain gak tahu, belum dilihatin. Di sini pegawai bertiga sebetulnya, yang kena itu dua orang ketimpa,” ujarnya.
Sementara itu Komandan Kodim 0610 Sumedang, Letkol Arh Kusuma Ardianto yang meninjau lokasi mengatakan, pihaknya bersama pemerintah desa, TNI, Polri, BPBD, dan warga telah bergerak cepat menangani dampak bencana. Hingga Rabu pagi, sebagian rumah yang rusak sudah mulai diperbaiki dan atapnya kembali tertutup.
“Sebanyak kurang lebih 31 rumah terdampak. Kerusakan meliputi atap terangkat, plafon rusak, serta perabotan rumah tangga yang hancur. Alhamdulillah, penanganan dilakukan secara cepat dan sebagian rumah sudah bisa diperbaiki,” kata Dandim.
Ia menambahkan, proses pendataan dan perbaikan akan terus dilakukan, termasuk menyisir rumah-rumah yang masih membutuhkan penanganan. Selain itu, pihaknya juga akan mengantisipasi potensi bencana lanjutan dengan mendata rumah-rumah yang kondisinya sudah tua serta memeriksa pohon-pohon besar di sekitar permukiman warga.
“Upaya jangka pendek dan panjang akan terus kami lakukan agar warga bisa kembali menempati rumahnya dengan aman dan risiko bencana ke depan dapat diminimalkan,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.
Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 39 rumah terdampak dalam kejadian ini. Kerusakan terbanyak tercatat di Desa Kutamandiri dengan 31 rumah mengalami kerusakan. Selain itu, 2 rumah rusak di Desa Margajaya, 1 rumah di Desa Jatisari, serta 5 rumah lainnya di Desa Cinanjung.







