BeritaJawa BaratNasionalSumedang Majalengka

PGAN Sumedang Gelar Reuni Akbar Lintas Angkatan

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Ratusan alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Sumedang, mengikuti reuni akbar lintas angkatan yang digelar di MAN 1 Sumedang kawasan Desa Licin Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (11/6/2023).

Kegiatan yang mengusung tema Rindu Guruku Kangen Sahabatku, secara antusias diikuti ratusan alumni, yang langsung melepas rasa rindu mengenang masa pendidikannya dulu.

Seperti foto bersama teman satu angkatan, melihat suasana sekolah yang kini menjadi MAN 1 Sumedang, serta memberikan cinderamata kepada para guru yang masih ada hingga saat ini.

Entin Kartini alumni angkatan tahun 1991 yang menjadi penggagas digelarnya reuni akbar, sengaja merancang reuni akbar lintas angkatan, untuk mengobati rasa kangen kepada teman-teman maupun para gurunya.

“Sejak lulus dari sekolah (PGAN Sumedang), tidak berada di tanah air. Saya bikin grup semua angkatan yang dikelola 13 tahun, dan kebetulan tahun ini ada cuti pulang, jadi saya berkeinginan untuk berjumpa dengan guru-guru dan teman-teman yang masih ada. Jadi bisa berkumpul dalam suasana ceria,” katanya.

Acara reuni PGAN Sumedang sendi, sebelumnya telah digelar sebanyak dua kali, dan tahun 2023 ini dilaksanakan secara akbar lintas angkatan.

“Yang dua kali saya tidak datang, karena tidak bisa cuti mendadak. Tapi saya sendiri mendukung juga acara reuni sebelumnya, yang waktu itu khusus angkatan saya sendiri, angkatan tahun 92,” jelasnya.

Entin yang sudah lama tak jumpa teman dan gurunya, merasa senang dan langsung teringat masa-masa saat menganyam pendidikan di bangku PGAN Sumedang.

“Inget saya dulu berangkat sekolah pakai tas yang gundal gandul, inget saat dihukum guru, dihukum senior saat pramuka, makan ngutang di kostan sampai sempat mau diusir ibu kost. Pokonya berkesan bagi saya. Dan tentunya bangga, karena bagi saya pendidikan agama itu penting, katanya.

Hal sama disampaikan alumni PGAN Sumedang angkatan 1988, Sholehudin yang berharap reuni menjadi ajang mempererat tali silaturahmi yang lebih erat.

“Tidak hanya silaturahmi di sekolah, tapi kita juga menjaga silaturahmi di tempat lainnya, baik dengan teman-teman, keluarga maupun para guru,” tuturnya.

Begitu juga dengan Imas Sumiati angkatan tahun 1988, yang berharap reuni akbar lintas angkatan dapat mengedepankan rasa hormat kepada guru.

“Karena berkat para beliau (guru), murid PGAN banyak yang berhasil dibidangnya masing-masing. Kita reuni ini merajut tali kasih, tidak membedakan orang hebat atau bukan. Kita semuanya takzim kepada guru,” ujarnya.

Salah seorang guru yang hadir pada reuni akbar PGAN Sumedang, Engkar Farijah meminta agar para alumni tetap menjaga silaturahmi yang banyak mengandung hikmah.

Selaku guru, Engkar merasa bangga melihat anak-anak didiknya, yang kini telah berhasil di bidangnya masing-masing.

“Yang berkesan itu anak yang nakal, luar biasa itu. Tapi alhamdulillah, melihat banyak yang sukses itu bangga. Berarti saya dan guru-guru yang lain berhasil menjadikan anak didik kita sebagai orang yang berguna untuk dirinya dan juga masyarakat dan negara,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800