JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Pencarian sesosok mencurigakan yang diduga jasad manusia di aliran Sungai Domas, tepatnya di Bendung Rengrang, Kawasan Desa Cijambe, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat kembali dilakukan, Senin (14/4/2024).
Petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri, BPBD, PMI, TAGANA, Pemerintah Desa dan masyarakat setempat melakukan pencarian dengan membagi tiga tim.
Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Sumedang, Rully Surya mengatakan, laporan pertama terkait adanya diduga jasad mengambang tersebut diterima oleh relawan dan warga yang tengah berada di lokasi.
“Kami langsung turun ke lokasi setelah mendapat informasi ada sosok yang mengambang dan hanyut di sekitar bendungan,” kata Rully.
Proses pencarian hari pertama, kata Rully, difokuskan di area sekitar ditemukannya korban. Sementara hari kedua ini, tim menyisir lebih jauh ke arah hilir.
Mengingat derasnya arus sungai, pencarian dilakukan melalui jalur darat. Namun, apabila kondisi memungkinkan, tim akan menurunkan perahu untuk memperluas area pencarian.
“Kami membagi tim menjadi tiga bagian, melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, PMI, Tagana, dan masyarakat. Sampai sekarang, belum ada laporan orang hilang, sehingga identitas korban masih misterius,” tambahnya.
Mengenai jenis kelamin korban, Ruly menyebutkan bahwa kemungkinan besar korban tersebut adalah laki-laki. Namun, hingga kini belum ada laporan resmi dari pihak keluarga atau warga mengenai orang yang hilang, sehingga identitas korban belum dapat dipastikan.
“Kalau jenis kelamin korban yang hanyut kemarin kita lihat kemungkinan laki-laki. Sejauh ini untuk laporan warga hilang belum ada laporan,” ujarnya.
Sementara itu, Endang Suhendar (43), warga yang pertama kali melihat sosok tersebut, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat ia tengah memancing di bawah jembatan bersama anaknya.
“Awalnya yang melihat itu anak saya mengira kaya kresek aja. Pas turun dari curugan (air terjun) baru kelihatan ada celananya, pas saya zoom pakai kamera handphone baru kelihatan jelas itu tubuh manusia. Bajunya biru, seperti biru telur asin,” ungkap Endang.
Ia menambahkan bahwa jasad terlihat berada di tengah sungai dan terbawa arus cukup deras, hingga akhirnya hilang dari pandangan di balik batu besar.
“Anak saya yang pertama lihat, dikira kantong kresek. Tapi pas dilihat dari dekat baru sadar itu tubuh manusia. Sepertinya laki-laki dewasa,” pungkasnya.







