JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Ruas Jalan Tol Cisumdawu tepatnya di Kilometer 177, kawasan Bojongtotor, Desa Sirnamulya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, kondisinya kian memprihatinkan akibat pergerakan tanah.
Jalan di kawasan tersebut, tengah dilakukan perbaikan oleh Citra Karya Jabar Tol (CKJT) selaku pengelola tol, akibat pergerakan tanah yang menyebabkan bedanya tinggi badan jalan.
Kanit PJR Tol Cisumdawu, AKP Otong Rustandi mengatakan, bahwa saat ini pengerjaan perbaikan tengah dilakukan di dua jalur dengan cara pengerukan menggunakan alat berat hingga terjadi penyempitan jalan.
Dari tiga jalur yang ada, petugas melakukan rekayasa lalu lintas kendaraan menggunakan bahu jalan yang diarahkan dengan memasang rubber cone.
“Kami imbau kepada seluruh pengendara yang melintasi Kilometer 177 agar lebih berhati-hati. Jaga jarak aman, utamakan keselamatan, dan patuhi rambu lalu lintas yang telah kami pasang,” kata Rustandi, Senin (26/5/2025).
Ia menuturkan, pihaknya telah memasang sejumlah rambu peringatan, sebagai penanda dan membatasi area pengerjaan. Agar pengguna jalan tol yang melintas dari arah Bandung menuju Cirebon maupun sebaliknya, dapat mengurangi kecepatan laju kendaraannya.
“Kami sudah melaksanakan imbauan di beberapa kilometer sebelumnya, dan melakukan pemasangan rubber cone, kemudian penyempitan jalur,” tuturnya.
Selama perbaikan dilakukan, petugas PJR Tol Cisumdawu bersama petugas Patroli jalan tol, terus melakukan patroli gabungan selama 24 jam di lokasi perbaikan.
“Kita tetap melaksanakan pemantauan selama 1×24 jam di lokasi tersebut (perbaikan), karena memang masih ada pekerjaan. Kita bergabung dengan patroli tol dan memploting personel di lokasi tersebut, untuk membantu pengaturan dalam mengantisipasi pekerjaan yang ada,” ucapnya.
Sementara itu, perbaikan Jalan Tol Cisumdawu di Kilometer 177, telah dilakukan sejak Minggu 26 Mei 2025 kemarin, yang dilakukan secara bergantian di jalur A dan B.
“Untuk perbaikan nya sudah dilakukan sejak hari kemarin. Kemarin di jalur (B) menuju Bandung, saat ini berpindah ke jalur (A) arah Cirebon,” pungkasnya.







