BeritaHeadlinePeristiwaSumedang

Tebing 20 Meter Longsor, Jalur Provinsi Sumedang-Subang Lumpuh Total

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sumedang, menyebabkan tebing setinggi 20 meter di kawasan Blok Pasirsela, Dusun Cisempak, Desa Wargaluyu, Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, longsor, pada Rabu (5/11/2025) dini hari.

Akibatnya, jalur Provinsi penghubung Sumedang-Subang tertutup material longsor hingga lumpuh total. Sejumlah truk pengangkut air mineral yang tengah melintas dari arah Subang pun terjebak hingga berjam-jam di lokasi kejadian.

“Saya sudah terjebak hampir 6 jam sejak kejadian sekitar pukul 2.00 dini hari. Ada jalan alternatif, tapi jalannya kecil dan berisiko untuk truk,” kata Didin (35), sopir truk pengangkut air mineral.

Sementara itu, petugas gabungan dari BPBD, Dinas PU, TNI, Polri, Forkopimcam dikerahkan ke lokasi. Satu unit ekskavator dan beberapa dump truk diturunkan untuk menyingkirkan material longsor yang menutup seluruh badan jalan.

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila yang meninjau ke lokasi kejadian dan memastikan penanganan berlangsung cepat.

“Forkopimcam Tanjungmedar bersama BPBD sudah bergerak sejak dini hari. Alhamdulillah, bantuan alat berat dari UPTD 4 Provinsi Jawa Barat dan Dinas PU sudah tiba di lokasi. Kami targetkan pembersihan selesai hari ini,” kata Fajar.

Menurut Fajar, dugaan sementara penyebab longsor adalah adanya sumbatan di saluran air di atas tebing yang mengakibatkan rembesan dan membuat tanah menjadi labil.

Ia juga menyebut pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk rencana pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) agar kejadian serupa tak terulang.

“Tadi kami sudah berdialog juga dengan UPTD PU Provinsi Jawa Barat agar kedepannya ini nanti bagai mana bisa pembuatan TPT,” tambahnya.

Selama proses evakuasi berlangsung, kata Fajar, arus lalu lintas untuk sementara ditutup. Kendaraan kecil dan sepeda motor dialihkan melalui jalur alternatif di kawasan Ciseumpak, meski sebagian pengendara memilih menunggu hingga jalan utama kembali dibuka.

“Arus lalulintas ditutup, tadi kendaraan kecil maupun roda dua diarahkan melewati jalur alternatif Ciseumpak. Tapi dari mereka banyak yang lebih menunggu. Ya muungkin hari ini dipastikan evakuasi tanah selesai,” ujarnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Sumedang masih tinggi.

“Kami minta pengguna jalan berhati-hati, terutama saat melintas di daerah rawan longsor. Cuaca masih tidak menentu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800