JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Cibenda RT 03 RW 04, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Insiden tersebut menghanguskan dua rumah semi permanen dan menyebabkan satu orang meninggal dunia.
Korban meninggal diketahui bernama Sanik (65), seorang lansia yang diduga terjebak di dalam rumah saat api mulai membesar.
Upaya penyelamatan sempat dilakukan, namun korban tidak berhasil keluar setelah bagian atap rumah roboh dan menimpanya.
Anak korban, Maman, turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Ia mengalami luka bakar ketika berusaha menyelamatkan ibunya dari kobaran api. Maman kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit kendaraan dari Pos Damkar Tanjungsari dan Mako Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sumedang. Namun, proses pemadaman sempat mengalami hambatan akibat akses jalan yang sulit dilalui kendaraan besar.
“Kendaraan tidak bisa masuk mendekati lokasi, jadi kami harus memaksimalkan penggunaan selang dari dua armada yang ada,” ujar Danru Pos Damkar Tanjungsari, Aep Saepudin.
Selain dua rumah yang ludes terbakar, api juga merambat ke satu rumah lainnya dan merusak sebagian atap bangunan tersebut. Total ada tiga rumah yang terdampak dalam kejadian ini.
“Total rumah yang habis ada dua, dan yang terkena atapnya satu. Jadi total tiga rumah,” ucapnya.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh lilin yang digunakan warga saat terjadi pemadaman listrik di wilayah tersebut. Api diduga dengan cepat membesar karena material bangunan yang mudah terbakar.
“Api berasal dari lilin, karena situasi lagi mati lampu,” pungkasnya.
Usai diidentifikasi tim Inafis Polres Sumedang, jenazah korban pun langsung dievakuasi ke rumah duka keluarga korban. Rencananya, jenazah akan langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.







