BeritaHeadlineJawa BaratNasionalPeristiwaSumedang

Lahan Kebun Bambu di Jatinunggal Terbakar, Petugas Damkar Terkendala Selang yang Terbatas dan Banyak Kebocoran

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Kebakaran lahan kebun bambu terjadi di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Legok RT 01 RW 05, Kecamatan Jatinunggal, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (17/9/2023) malam. Akibat peristiwa kebakaran itu, 1 hektar lahan habis di lahap si jago merah.

Banyaknya semak-semak dan pohon bambu yang mudah terbakar, serta tiupan angin kencang ditambah kobaran api cukup besar, membuat petugas sempat kewalahan memadamkan titik api.

Sembari menunggu petugas Damkar, warga bersama TNI, Polri, PMI, Satpol PP, dan pemerintah setempat berupaya memadamkan kobaran api dengan alat seadanya agar tidak meluas ke lahan yang lainnya.

Lahan Kebun Bambu di Jatinunggal Terbakar, Petugas Damkar Terkendala Selang yang Terbatas dan Banyak Kebocoran, JurnalSuma

Api pun berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil dari UPT Damkar Wilayah Darmaraja dikerahkan ke lokasi kebakaran.

Danru Damkar Darmaraja, Aditiya Ardiwinata menyebutkan, area yang terbakar diketahui merupakan lahan milik desa yang lokasinya berada di tempat pemakaman umum. Lahan yang terbakar diperkirakan kurang lebih seluas 1 hektar.

“Lahan yang terbakar ini mungkin milik desa atau pemerintah juga. Luas lahan yang terbakar kurang lebih 1 hektar,” kata Aditiya.

Aditiya menuturkan, kebakaran ini diduga berawal dari pembakaran lahan dengan cara dibakar, hingga api menjalar dan membesar ke lahan lainnya. Saat proses pemadaman, petugas terkendala peralatan selang pemadam yang terbatas, serta banyak yang mengalami kebocoran.

“Alhamdulilah proses pemadaman lancar, namun tadi kita terkendala kekurangan selang sedikit, dan banyak yang bocor,” ucapnya.

Beruntung api bisa dipadamkan setelah satu unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi. Petugas mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

“Kami imbau kepada masyarakat jika niat ingin untuk membuka lahan, sebaiknya jangan memakai metode seperti ini (dengan cara dibakar), apalagi disaat musim kemarau ini,” imbaunnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800