BeritaJawa BaratNasionalSumedang Majalengka

Siswa dan Guru di SMKN Situraja Gelar Shalat Gaib dan Doa Bersama untuk Korban Gempa Turki dan Suriah

JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Ratusan siswa dan Guru di SMK Negeri Situraja, menggelar shalat gaib dan doa bersama di lapangan Sekolah SMK Negeri Situraja, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/2/2023) pagi.

Shalat gaib dan doa bersama digelar sebagai bentuk rasa empati terhadap korban bencana gempa bumi yang mengguncang Turki dan Suriah dengan kekuatan 7,8 magnitudo pada Senin (6/2/2023) dua hari lalu.

Ratusan siswa dan siswi serta para guru dan staf sekolah tampak khusu melaksanakan shalat gaib dan doa bersama. Selain itu juga, para siswa dan guru melakukan penggalangan dana untuk korban gempa.

Kepala SMK Negeri Situraja, Saiful Juntan mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sesama manusia dan umat islam terhadap musibah gempa dahsyat yang terjadi di Turki.

“Shalat gaib ini digelar bentuk kepedulian dari warga Sumedang khususnya SMK Negeri Situraja terhadap bencana yang menimpa negara Turki dan Suriah,” kata Saiful.

Saiful berharap, dengan kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang baik serta empati terhadap sesama manusia, dan semoga bisa dikembangkan terus rasa kepeduliannya.

“Mudah-mudahan kegiatan ini sebagai bentuk untuk membiasakan dan menumbuhkan karakter yang baik bagi para anak sekolah, biar punya rasa peduli dan empati untuk dikembangkan sebagai kebiasaan yang baik untuk kedepannya,” harapannya.

Sementara itu Wakil Ketua Osis SMK Negeri Situraja, Irfan Nugraha mengatakan, shalat gaib dan doa bersama ini dilakukan untuk mendoakan para korban yang terkena bencana gempa bumi di Turki. Baik korban meninggal maupun korban yang selamat.

“Harapannya buat Turki pastinya kami mendoakan yang terbaik sesama muslim agar diberi kesabaran dan kekuatan menghadapi bencana ini,” kata Irfan.

Seperti diketahui, bencana gempa bumi yang mengguncang Turki Tengah dan Barat Laut Suriah dengan kekuatan 7,8 magnitudo mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800