JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Ada pemandangan tak biasa di acara jalan sehat Sumedang Walker akhir pekan ini. Di antara ratusan peserta yang ikut menapaki jalur hijau sepanjang 3,5 kilometer dari Kampung Karuhun ke Cisoka, tampak seorang perempuan asal Jepang, Satori, tersenyum lebar sambil menyapa warga sekitar.
Bukan sekadar pelancong biasa, Satori memiliki ikatan batin dengan kota ini. Tujuh tahun lalu, ia sempat tinggal dan mengajar Bahasa Jepang di Sumedang.
Kini, setelah beberapa tahun kembali ke kampung halamannya di Sendai, Jepang, ia memilih datang lagi bukan hanya untuk mengajar, tapi juga untuk menyambung kembali kenangan dan persahabatan yang pernah terjalin.
“Saya sangat senang bisa kembali ke Sumedang. Dulu saya tinggal di sini, mengajar Bahasa Jepang, dan sekarang saya kembali. Saya juga suka olahraga, jadi ikut Sumedang Walker,” ujar Satori, Sabtu (28/6/2025).
Kehadiran Satori menambah warna dalam acara yang diikuti berbagai kalangan, dari pelajar hingga komunitas pecinta jalan sehat.
Selain berolahraga, para peserta juga dimanjakan dengan pemandangan alam khas Sumedang yang asri dan udara segar yang jadi kemewahan tersendiri di tengah hiruk-pikuk aktivitas harian.
Kegiatan Sumedang Walker ini dibuka langsung oleh Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, yang mengingatkan pentingnya mensyukuri nikmat sehat dan merawat tubuh melalui kebiasaan olahraga.
“Cintai diri kita dengan menjaga tubuh agar tetap sehat. Salah satunya lewat kegiatan seperti ini berolahraga melalui kegiatan Sumedang Walker,” kata Dony.
Lebih dari sekadar acara jalan santai, Sumedang Walker menjadi ruang perjumpaan yang hangat antara warga, alam, dan bahkan lintas budaya. (**)







