JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Dalam satu hari kebakaran lahan terjadi di 5 titik di Wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (25/9/2023). Kebakaran lahan terjadi di empat Kecamatan berbeda.
Salah satunya kejadian kebakaran lahan kebun bambu di Tebing Rahayu, yang berdekatan kurang lebih 300 meter dari Perumahan Citramas, Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang.
Banyaknya pohon bambu dan dedaunan kering yang mudah terbakar serta tiupan angin kencang, membuat petugas kewalahan memadamkan api. Petugas gabungan BPBD, Damkar, TNI, Polri, Tagana, PMI, beserta relawan terus berupaya memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke lahan kering lainnya.
Kasie Darlog Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, R. Kosdiani Wulandari mengatakan, lahan yang terbakar merupakan kebun bambu. Pihaknya belum dapat memastikan penyebab serta berapa luas area lahan yang terbakar.
“Alhamdulilah kebakaran kali ini bisa diatasi, dan tinggal nunggu proses pendinginan. Untuk luas lahan dan penyebab belum bisa diprediksi atau diketahui,” kata Kosdiani.

Informasi yang diterima BPBD Sumedang, peristiwa kebakaran lahan terjadi di 5 titik diantaranya, Cigar Gadung Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Desa Margalaksana Kecamatan Sumedang Selatan, Desa Mekarahayu Kecamatan Sumedang Selatan, Desa Citimun Kecamatan Cimalaka, dan di kawasan Desa Rancamulya Kecamatan Sumedang Utara.
“Untuk kebakaran lahan dalam sehari ini ada 5 titik,” ucapnya.
Kosdiani mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan hal-hal yang memicu terjadinya kebakaran, seperti membakar sampah ditempat kering, membuka lahan dengan cara dibakar, serta membuang puntung rokok sembarangan.

“Kami imbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Karena pada musim kering saat ini sangat rentan terjadi kebakaran. Untuk itu diharap masyarakat lebih bijak dan waspada menyikapi musim kering saat ini,” imbaunya.







