Ratusan Warga di Paseh Rela Antre Demi Dapatkan Sembako Murah
JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Ratusan warga rela antre demi mendapatkan sembako murah, yang dijual di pasar murah di Lapang Sepak Bola Legok Kaler, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (25/9/2023).
Operasi Pasar Murah (OPM) ini digelar oleh Dinas Koperasi UKM Perindustian dan Perdagangan Sumedang, bekerjasama dengan Perum Bulog Cabang Bandung serta Kodim 0610 Sumedang, yang sekaligus dalam rangka memperingati HUT ke-78 Tahun TNI.
Pengawas Perdagangan Ahli Muda pada Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan perdagangan Sumedang, Mamay Toyamay mengatakan, operasi pasar murah ini digelar, untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat yang saat ini harga di pasaran sedang naik.
“Operasi pasar murah ini digelar bersama sejumlah stick holder, dan dalam rangka HUT ke-78 tahun TNI. Kegiatan ini dimaksudkan untuk stabilisasi harga di pasaran,” kata Mamay.

Mamay menuturkan, adapun komoditas pangan pokok yang disediakan diantaranya, beras kwalitas medium dijual seharga Rp 51.000 per 5 kilogram, telur ayam Rp 25.000 per kilogram, minyak goreng Kita Rp 13.500 per satu liter, gas LPG kemasan 3 Kg seharga Rp 19.000, gula pasir Rp 14.000, serta terigu Rp 11.500 per kilogram.
“Selain di Paseh, operasi pasar murah juga digelar di Kecamatan Darmaraja, dimana setiap titik disediakan 10 ton beras kwalitas mediun,” tuturnya.
Adanya pasar murah ini, kata Mamay, diharapkan dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok, yang saat ini di sedang naik di pasaran, serta dapat menekan inflasi daerah.

“Mudah-mudahan adanya operasi pasar murah ini, harga di pasaran menjadi stabil dan murah, sehingga bisa menjadi pengendalian inflansi daerah,” ucapnya.
Sementara salah seorang warga, Wulan mengaku adanya operasi pasar murah ini warga merasa terbantu meski harus rela mengantre, mengingat harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran khususnya beras saat ini terus merangkak naik.
“Iya terbantu sekali, disini harga beras kan lebih murah per 5 kilogram Rp 51.000. Kalau di pasar kemarin saya beli 1 kilogramnya ada yang Rp 14.000 dan juga Rp 13.000,” kata Wulan.







