BeritaHeadlinePolitikSumedang

Tekad Paslon Independen Tangani Fasilitas Kesehatan di Sumedang

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumedang dari jalur independen, Hendrik Kurniawan dan Lucky Djohari Soemawilaga nomor urut 4, menyoroti kondisi fasilitas kesehatan di Kabupaten Sumedang yang dinilai kurang optimal.

Dalam kesempatan itu, Hendrik menyoroti kurang optimalnya fasilitas kesehatan di daerahnya. Dalam sebuah pernyataan, ia mengajak masyarakat untuk melihat antrean panjang di layanan kesehatan, terutama saat jam-jam sibuk.

“Sekitar pukul 14.30 WIB atau jam 15.00 WIB, antrean bisa mencapai 200 orang kalau ga salah. Apalagi pada hari-hari tertentu, seperti Senin hingga Jumat,” kata Hendrik, saat menghadiri Garasi Diskusi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sumedang bersama dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumedang-Majalengka (SUMA), Minggu (13/10/2024).

Dalam pernyataannya, Hendrik mengungkapkan kekecewaannya terhadap antrean panjang di fasilitas kesehatan. Menurut Hendrik, saat ini kondisi rumah sakit di Kabupaten Sumedang tidak optimal karena dinilai terlalu kecil dari kebutuhan kesehatan masyarakat Sumedang saat ini.

“Sekitar pukul 14.30 WIB atau jam 15.00 WIB, antrean bisa mencapai 200 orang kalau ga salah. Apalagi pada hari-hari tertentu, seperti Senin hingga Jumat,” ujarnya.

Menurut Hendrik, situasi ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan peningkatan fasilitas kesehatan. Sebagai solusi, ia berencana untuk memindahkan rumah sakit dan mengusulkan pembangunan puskesmas dengan layanan rawat inap.

“Kami berharap puskesmas ini memiliki standar 50 hingga 100 tempat tidur, sehingga penyakit yang tidak perlu dirujuk ke RSUD bisa ditangani di sini,” jelasnya.

Selain itu, kata Hendrik, jika dirinya bersama dengan pasangannya yakni Luky mendapatkan amanah dari masyarakat untuk memimpin Sumedang, mereka juga ingin masing-masing puskemas memiliki ruang rawat inap sehingga tidak ada lagi pasien yang menunggu lebih lama saat berobat ke rumah sakit Sumedang.

Dengan langkah ini, Hendrik berharap semua masyarakat di Sumedang dapat menikmati fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih baik dan efisien.

“Penyakit yang dapat ditangani di puskesmas harus diobati di sana, sementara yang perlu dirujuk ke RSUD dapat dilakukan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800 Heboh Sosial Media Andika Medan Bongkar Cara Aktifkan Mode Pecahan X10 Strategi Petir800 Mengubah Nasib Andika Medan Melalui Formasi Ubin Mahjong Bukan Keberuntungan Biasa Pria Medan Bagikan Tutorial Membaca Ritme Pecahan Rahasia Dibalik Ketenangan Andika Medan Mengincar Pecahan X10 Analisis Pola Inilah Detik Detik Transisi Ubin Emas Mahjong Andika Medan Viral Menang Tak Masuk Akal Modal 50 Ribu Andika Berhasil Paksa Keluar Pecahan X10 Pengakuan Andika Medan Tentang Skema Ubin Mahjong Layar Dipenuhi Angka 10 Misteri Pola 20 Spin Petir800 Terpecahkan Pemuda Medan Buktikan Simbol Naga Awalnya Iseng Modal 50 Ribu Andika Medan Temukan Pola Frekuensi Pecahan X10 Gegerkan Jagat Maya Pria Medan Ungkap Rahasia Menaklukkan Simbol Naga Mahjong Matriks Slot Online Dengan Penekanan Pada Pola Transisi Cara Praktis Memahami Slot Online Hari Ini Teknik Pengelolaan Slot Online Untuk Performa Stabil Dan Terukur Slot Online Metode Proyeksi Untuk Performa Lebih Terarah Pola Slot Online Paling Smooth Ritme Spin Yang Benar Benar Teratur Pendekatan Analisa Terarah Progresif Hasil Stabil Slot Online Panduan Winrate Scatter Mahjong Psoft Metode Unggulan Dinamis Performa Maksimal Slot Online Kontrol Cerdas Berkelanjutan Performa Stabil Unggul Slot Online Analisa Modern Dengan Peluang Optimal Slot Online