JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Badan Amil Zakat (BAZNas) Kabupaten Sumedang, membuka gerai layanan belanja sambil berdonasi. Gerai tersebut menjual atribut Palestina, diantaranya baju, syal, bendera, ikat kepala, kerudung, bendera tangan, dan aksesoris.
Ketua BAZNas Kabupaten Sumedang, Ayi Subhan Hafas mengatakan, dibukanya gerai belanja sambil berdonasi ini sebagai wujud kepedulian kepada warga Gaza Palestina yang sedang menghadapi agresi militer Israel.
“Kami membuka konter belanja sambil berinfaq, berupa penjualan atribut-atribut Palestina. Ini sebagai perwujudan rasa empatik kami kepada saudara-saudara kita di Palestina,” kata Ayi, Jumat (17/11/2023).
Hasil dari penjualan atribut-atribut tersebut kata Ayi, 100 persen akan diberikan kepada warga Palestina. Semua hasil donasi untuk Palestina, nantinya akan dititipkan melalui BAZNas RI. Selain di Kantor BAZNas Sumedang, gerai juga dibuka halaman Masjid Agung dan Masjid Al-Kamil PPS.

“Hasil dari donasi ini kami akan kolektifkan dengan hasil gerakan-gerakan lain yang kami himpun untuk Palestina. Dan puncaknya akan dilaksanakan pada hari Minggu dalam Aksi Bela Palestina di PPS, sekaligus akan ada Aksi Bela Palestina,” katanya.
Sejak mulai dibuka pada Kamis (16/11/2023) kemarin, gerai belanja sambil berdonasi langsung diserbu warga.
“Jujur saja, barang-barang yang awalnya kami siapkan untuk hari minggu Aksi Bela Palestina, itu langsung habis dibeli. Jadi kami harus membawa lagi untuk dijual hari ini sampai minggu. Dan melihat animo warga tersebut saya yakin pada hari minggu nanti akan ada lautan massa warga Sumedang yang bersama-sama memperlihatkan dukungan moril ya kepada saudara-saudara kita di Palestina,” ucapnya.
Salah seorang pembeli, Unang (54) mengatakan, dirinya membeli syal sebanyak 26 pcs, untuk keluarga dan santri. Ia mengatakan, atribut yang dijual harganya terbilang murah.
“Saya beli untuk kegiatan hari minggu nanti. Harganya murah, kalaupun mahal saya niatnya untuk donasi, karena kalau sengaja pribadi ke sana (Palestina) kan pasti mengeluarkan banyak,” kata Unang, dari Madrasah Nurul Hikmah Cimalaka.







