BeritaJawa BaratNasionalPeristiwaSumedang

TPSA Cibeureum dan Area Hutan di Kaki Gunung Tampomas Terbakar

JURNAL SUMA.COM Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cibeureum, di Desa Cibeureum Kulon, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang Jawa Barat kembali terbakar. Selain TPSA Cibeureum, kebakaran juga melanda area Hutan dan Lahan di Blok Gunung Karang yang lokasinya berada di Kaki Gunung Tampomas.

Ratusan petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Polhut, Tagana, PMI, Relawan, hingga petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Sumedang, diterjunkan untuk membantu memadamkan titik api yang masih menyala.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Atang Sutarno mengatakan, kebakaran lahan di kaki Gunung Tampomas ini terjadi sejak tiga hari lalu.

TPSA Cibeureum dan Area Hutan di Kaki Gunung Tampomas Terbakar, JurnalSuma

“Ini sudah hari ketiga. Kami sudah melakukan segala upaya, dan alhamdulilah untuk kebakaran di wilayah Gunung Tampomas ini sudah 90 teratasi,” kata Atang, Jumat (20/10/2022).

Atang menuturkan, metode pemadaman yang dilakukan, pihaknya bekerja sama dengan petugas gabungan dari semua pihak. Personil tersebut dibagi ke beberapa titik lokasi kebakaran.

“Selain menggunakan cara manual, 5 unit mobil Perhutani yang masing-masing membawa 1.000 liter air pun turut dikerahkan untuk memadamkan api. Dan bukan dari Sumedang saja, kami juga mendapat bantuan dari Perhutani Indramayu dan Cirebon,” katanya.

Medan terjal ditambah tiupan angin kencang membuat petugas kesulitan untuk memadamkan api. Atang menyebut, luas lahan yang terbakar belum bisa dipastikan. Namun berdasarkan pantauan udara dari drone BPBD Sumedang, lahan yang terbakar diperkirakan mencapai puluhan hektar.

“Kendala pemadaman disini anginnya cukup kencang, dan juga titik kebakaran itu berada di tebing-tebing yang curam,” ucapnya.

Akibat kebakaran yang kian meluas, aktivitas pembuangan sampah ke TPSA Cibeuruem Kulon pun diberhentikan sementara.

Terkait adanya penolakan dari warga agar tidak membuang sampah ke TPSA Cibeureum, Camat Cimalaka, Ayuh Hidayat membenarkan, hal itu bukanlah penolakan. Akan tetapi masyarakat meminta kebakaran di TPSA segera dipadamkan.

“Untuk penolakan itu sebetulnya warga bukan menolak, memang ingin kerjasamanya semua SKPD karena ini musibah bencana kebakaran. Masyarakat bukan menolak membuang sampah ke sini (TPSA), tapi minta dipadamkan dulu,” kata Ayuh.

Jika kebakaran di TPSA Cibeureum sudah bisa diatasi, pembuangan akhir sampah nantinya bisa berjalan kembali. Berdasarkan informasi yang ia terima, akibat adanya kebakaran di TPSA itu terjadi penumpukan sampah sebanyak 120 ton di beberapa titik.

“Imbauannya butuh kerjasama saja antara masyarakat dengan stick holder yang membidanginya. Karena di wilayah kota sekarang sampah sudah tiga hari tidak ke angkut ke TPSA, karena ada penumpukan sampah di beberapa titik. Insa Allah dengan upaya kami kebakaran di sini bisa teratasi,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800