JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Yuda Herliansyah (34) Warga Lingkungan Darangdan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang Jawa Barat, mampu menciptakan berbagai karya Seni Ukir bernilai tinggi dengan bahan dasar kayu Sonokeling.
Salah satu produk UMKM kreatif rumahan yang berdiri sejak tahun 2012 ini, mampu membuat beragam kerajinan seni ukir seperti cincin, kacamata, patung besar, pipa rokok, kalung ukir, serta ukiran lainnya.
“Kalau belajar dari 2008, tapi kalau mulai fokus itu tahun 2012 pertama itu membuat ukiran kalung, cincin, terus ukir-ukir kaya topeng-topeng,” kata Yuda salah seorang perajin ukiran kayu, Senin (5/8/2024).

Bahan yang digunakan untuk membuat beragam asesoris ukiran tersebut, berbahan dasar kayu sonokeling. Menurutnya, kayu sonokeling memiliki kualitas yang bagus.
“Karena kayu sonokeling itu kualitasnya bagus. Proses pengerjaannya memang ada kendala, karena sebagian alat masih kurang lengkap dan masih dibutuhkan,” ucapnya.
Hasil ukiran yang dibuat Yuda tersebut penjualannya sudah sampai ke luar pulau Jawa, seperti Sumatera, Bali, Lombok, bahkan ke mancanegara seperti Singapura yang dijual melalui online, dan mempostingnya di media sosial.
“Kalau hasil karya bermacam-macam, ada patung besar, rumah-rumahan kaya buat bongsay, cincin batu akik, pipa rokok, kalung ukir, lukisan dari paser serta banyak juga yang lainnya,”
“Kalau penjualan tergantung ada yang mesan di mana-mananya, ada dari Sumatera, Bali, Lombok, dan sempat ada juga yang paling jauh ke Singapura,” tambah Yuda.

Harga aksesoris atau ukiran yang di jual tersebut bermacam-macam tergantung jenis dan ukuran, mulai dari Rp 15 ribu rupiah, Rp 500 ribu rupiah, hingga Rp 1 Juta lebih. Omset yang didapat Yuda dalam satu bulan kurang lebih Rp 5 Juta, tergantung banyaknya pesanan.
“Kalau harga yang paling murah ada Rp 15 ribu rupiah, kalau yang paling mahalnya Rp 500. Kalau patung-patung besar mah Rp 1 Juta ke atas,” katanya.
Yuda berharap ada bantuan dari Pemerintah untuk membeli peralatan yang digunakan untuk memproduksi kerajinan tersebut, serta membuka toko sendiri.
“Mudah-mudahan kedepannya peralatan produksi lebih komplit lagi, bisa buka toko sendiri di tempat strategis, dan bantuan daei pemerintah juga,” harapannya.







