Ribuan Santri Diniyah se-Kabupaten Sumedang Ikuti Peragaan Manasik Haji dan Umroh
JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Ribuan Santriwan dan Santriwati Diniyah Takmiliyah se-Kabupaten Sumedang, mengikuti kegiatan peragaan manasik haji dan umroh di Lapangan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Jawa Barat, Minggu (10/9/2013). Peragaan manasik haji dan umroh bagi para santri Diniyah Takmiliyah Awaliyah (DTA) itu, dibuka langsung Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
Dalam pelaksanaanya, para santriwan dan santriwari ini berikan bekal pengetahuan tentang ibadah haji, seperti menjalani peragaan dari mulai lokasi musdhalifah, jamarot, Towaf dan Sa’i di lapang upacara depan PPS.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengapresiasi kegiatan peragaan manasik haji dan umroh bagi santri Diniyah ini, yang digelar oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sumedang.
“Saya mengapresiasi kegiatan manasik haji bagi santri diniyah ini, karena akan memotivasi santri, sehingga memiliki impian naik haji,” kata Dony.
Dony menuturkan, dimulainya dengan peragaan manasik haji, para santri akan memahami dan tergugah hatinya. Sehingga ingin menjalankan ibadah haji dan umroh.
“Kegiatan yang patut diapresiasi, dan diteruskan oleh lembaga seperti FKDT ini,” katanya.

Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sumedang, Nuroni Octora menyebutkan, kegiatan peragaan manasik haji dan umroh di tahun ini diikuti 7.600 santri diniyah. Karena banyaknya peserta, maka kegiatan ini dibagi dua gelombang.
“Untuk saat ini jumlah pesertanya sebanyak 7.600 orang, dan kegiatan ini dibagi 2 gelombang. Dan ini gelombang 1 hanya 3.500 orang nanti ada gelombang kedua,” kata Nuroni.
Nuroni menyebutkan, tujuan utama dari kegiatan peragaan manasik haji dan umroh ini adalah untuk menanamkan ideologi keimanan kepada para santri.
“Kegiatan ini bertujuan agar para santri sejak dini memiliki keyakinan kuat bahwa pelaksanaan ibadah haji merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan, sebagaimana rukun iman yang lainnya,” ucapnya.
Selain itu, kegiatan peragaan manasik haji ini juga bertujuan untuk menjalin ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam) di antara para santri DTA.
“Melalui manasik ini, diharapkan para santri dapat lebih mendalam dalam memahami arti ibadah haji, yang penuh dengan perjuangan, pengorbanan, dan nilai-nilai persaudaraan,” ujarnya.

Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Bupati Sumedang yang telah memfasilitasi dan mengenalkan Pusat Pemerintahan Sumedang kepada para santri Diniyah.
“Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu untuk menyukseskan acara ini, kepada para santri Diniyah, para guru, pembimbing dan semuanya yang terlibat dalam kegiatan ini,” tukasnya.







