Di Sela Kesibukan TMMD, Prajurit TNI di Sumedang Ajarkan Anak-anak Mengaji

JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 116, Kodim/0610 Sumedang, yang dilaksankan di Dusun Pari, Desa Wanajaya, Kecamatan Surian, Sumedang Jawa Barat, tidak hanya fokus dengan kegiatan pembangunan fisik.
Namun mereka juga aktif melakukan kegiatan non fisik, seperti mengajarkan anak-anak mengaji di sela-sela kegiatannya. Seperti yang dilakukan Praka Ridwanudin Anggota Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang (PKS), yang merupakan anggota Satgas TMMD ke 116 Kodim 0610/Sumedang.
Di sela-sela kegiatan melaksanakan tugasnya sebagai Satgas TMMD ke 116, Praka Ridwanudin selalu semangat untuk mengajarkan anak-anak mengaji. Berbagai materi ia berikan dan ajarkan kepada anak-anak.
Tahap demi tahap diselingi canda tawa sebagai hiburan, dengan maksud agar anak-anak mudah menerima pelajarannya dan tidak merasa jenuh ketika belajar.
“Kegiatan ini dilakukan untuk mendidik anak-anak agar lebih tahu, mengerti, dan lebih paham tentang agama serta tentang sekitar lingkungan kita. Materi yang saya ajarkan pertama berwudhu, sholat dan membaca surat-surat pendek,” kata Praka Ridwanudin, Anggota Yonif Raider 301/PKS.
Meski sibuk dan aktif dengan tugasnya sebagai satgas TMMD, ia mengaku senang dan bahagian bisa mengajari anak-anak di desa Wanajaya belajar ilmu agama dan mengaji.

“Alhamdulillah saya niatan dari dulu pengen ngajarin anak-anak itu dari semenjak saya jadi anggota TNI. Alhamdulilah saya diberikesempatan dari komandan saya, meski sedang dalam tugas TMMD ini untuk mengajarkan anak-anak di sekitar desa Wanajaya,” katanya.
Praka Ridwanudin mengaku, bisa mengajarkan mengaji kepada anak-anak memiliki kebanggaan tersendiri baginya. Selain dapat berbagi pengetahuan juga merasakan ketenteraman hati baginya.
“Harapannya saya doakan anak-anak di desa Wanajaya ini menjadi anak-anak yang pintar, sholeh dan menjadi warga negara yang baik berbakti kepada orang tuanya dan berguna untuk masyarakatnya terutama kepada bangsa dan negaranya,” ucapnya.

Sementara itu Ustad Pengajar Anak-anak di Masjid Jami Nurul Iman, Abdul Malik Fajar berharap, meskipun kegiatan TMMD di desa Wanajaya telah usai, namun prajurit TNI yang mengajar anak-anak santrinya bisa menyempatkan diri mengajar kembali meskipun tidak setiap hari.
“Sangat bermanfaat kepada anak-anak, mereka bisa belajar dari sisi agama, dan bisa belajar mencintai negaranya. Harapan kedepannya mungkin sekali-kali anggota TNI yang bertugas di TMMD bisa mengajar kembali kepada anak-anak di sini,” kata Abdul Malik Fajar.
Program TMMD ke 116 di desa Wanajaya ini dirasakan masyarakat sangat banyak manfaatnya. Selain fokus di infrastruktur, namun ada juga dari sisi pembangunan sosial warganya.
Seperti diketahui, TMMD di desa Wanajaya membangun akses jalan antar desa penghubung dua Kecamatan, yakni Desa Wanajaya Kecamatan Surian dengan Desa Kamal Kecamatan Tanjungmedar sepanjang 1.096 meter, yang ditunjukan untuk memperlancar perekonomian masyarakat.







