JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Longsor terjadi di lokasi proyek pembangunan lapangan mini soccer di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026). Insiden tersebut, merenggut nyawa empat orang pekerja proyek yang tertimbun material tanah saat bekerja.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian ini sebagai peringatan penting agar seluruh pihak lebih serius memperhatikan aspek keselamatan kerja serta kelengkapan perizinan dalam setiap kegiatan pembangunan.
“Kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua,” kata Dony saat meninjau lokasi kejadian, Jumat (2/1/2026) malam.
Dony mengungkapkan, berdasarkan hasil peninjauan langsung di lokasi, longsor tidak hanya dipicu oleh faktor cuaca. Aktivitas pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di area lapangan mini soccer diduga turut berkontribusi terhadap terjadinya bencana tersebut.
“Setelah kami cek di lapangan dan berkoordinasi dengan dinas terkait, pembangunan ini ternyata tidak memiliki izin. Jadi longsor ini bukan semata-mata karena hujan, tetapi juga akibat aktivitas pembangunan yang tidak sesuai ketentuan,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Sumedang memastikan seluruh kegiatan pembangunan di lokasi tersebut dihentikan sementara. Dony menegaskan, proyek tersebut akan ditutup dan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku karena tidak mengantongi perizinan resmi.
“Karena tidak berizin, aktivitas pembangunan kami hentikan. Selanjutnya, penanganan kasus ini akan diserahkan kepada mekanisme hukum,” tegasnya.
Adapun Empat korban meninggal dunia masing-masing bernama Ivan dan Ujang, warga Rancaekek, Kabupaten Bandung; Ade Hilir, warga Cileunyi Wetan, Kabupaten Bandung; serta Heri, warga Karasak, Kabupaten Garut.
Sementara dua pekerja lainnya, Dian (41) dan Ahmid (71), warga Desa Cisempur, mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad). Kondisi keduanya dilaporkan berangsur membaik.
Diberitakan sebelumnya, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seluruh korban yang tertimbun longsoran tanah pada Jumat malam. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.36 WIB, saat para pekerja tengah mengerjakan pembangunan TPT yang juga berfungsi sebagai pondasi lapangan mini soccer. Secara tiba-tiba, tanah dari bagian atas tebing longsor dan menimpa para pekerja yang berada di bawahnya.







