BeritaHeadlineHukum & KriminalSumedang

Jasad Bayi Ditemukan Warga Saat Menjala Ikan di Sungai Cipeles Sumedang, Polisi Lakukan Penyelidikan

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Warga Desa Ganeas, Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang bayi di bantaran Sungai Cipeles, tepatnya di Blok Sawah Nutug, Dusun Tegalpanjang, pada Sabtu (20/12/2025).

Bayi tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Dadan Syafardan sekitar pukul 05.30 WIB. Saat sedang menjala ikan di sungai, ia melihat tubuh bayi tergeletak di antara bebatuan di tepi aliran air. Temuan itu kemudian segera dilaporkan kepada aparat desa setempat.

Menindaklanjuti laporan warga, petugas kepolisian Polsek Ganeas bersama tim Inafis Polres Sumedang, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara dan pengecekan awal terhadap jenazah.

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Awang Munggardijaya, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan sementara, bayi tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki.

“Kondisi tubuh menunjukkan adanya luka pada beberapa bagian yang diduga terjadi akibat terbawa arus sungai. Petugas memperkirakan bayi tersebut telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan,” kata Awang dalam keterangannya.

Awang menuturkan, Polres Sumedang kini tengah melakukan pendalaman dan memeriksa sejumlah saksi serta menelusuri kemungkinan asal-usul bayi tersebut. Untuk sementara, jenazah bayi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Pereng, Desa Ganeas.

“Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian serta pihak yang bertanggung jawab. Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait agar segera menyampaikannya guna membantu proses pengungkapan kasus,” tuturnya.

Sementara itu Kapolsek Ganeas, Iptu Wilas Sutisna mengatakan, sejak menerima laporan, petugas langsung mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan di sekitar area penemuan.

Hingga saat ini, polisi telah meminta keterangan dari beberapa saksi dan melakukan penelusuran lingkungan sekitar, namun belum ditemukan petunjuk yang mengarah pada warga yang diduga terkait.

“Penyelidikan akan terus kami lakukan secara menyeluruh dan profesional hingga kasus ini terang,” tegasnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
PETIR800 LOGIN PETIR800