Berawal dari Kamar Tidur, Pemuda Sumedang Kembangkan Simulator Penerbangan dan Drone Spray
JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Bermula dari kecintaan pada dunia penerbangan, seorang pemuda asal Dusun Citimun Kidul, RT 01 RW 01, Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil mengembangkan berbagai inovasi teknologi yang kini mulai dikenal luas.
Muhammad Ihsan Ismail (30), Founder sekaligus CEO Hiber Tech, tak hanya sukses menciptakan simulator pesawat, mobil, dan alat berat, tapi kini juga tengah mengembangkan drone spray untuk mendukung sektor pertanian.
Berbekal latar belakang pendidikan di bidang Avionics atau Elektronika Penerbangan, Ihsan menuturkan bahwa kecintaannya pada pesawat terbang sejak kecil dan cita-citanya meneruskan jejak B.J. Habibie menjadi titik awal dari perjalanannya.
“Saat masih bekerja sebagai teknisi pesawat, saya mulai merintis startup dari kamar tidur. Tahun 2022, saya memberanikan diri keluar dari pekerjaan dan fokus membangun Hiber Tech,” kata Ihsan, Minggu (18/5/2025).
Ihsan menuturkan, nama “Hiber Tech” sendiri diambil dari kata “hiber” yang berarti “terbang” dalam bahasa Sunda, dan “tech” sebagai kependekan dari “teknologi”, mencerminkan semangat membangun teknologi terbang dari tanah Sunda untuk dunia.
“Nama Hiber Tech atau artinya Hiber itu (terbang) dalam bahasa sunda, kalau Tech itu (technology). Jadi harapan kita dari sunda atau riset lokal ke global,” ujarnya.
Kini, PT. Hiber Tech Indonesia tengah mengembangkan simulator pesawat Airbus A320 dan Cessna 172S yang tidak hanya realistis tetapi juga dapat digunakan untuk pelatihan pilot dan teknisi. Selain itu, perusahaan ini juga menciptakan simulator otomotif, forklift, dan alat berat lainnya.
Inovasi terbaru dari Hiber Tech adalah pengembangan drone spray untuk sektor pertanian, yang sempat diperkenalkan dalam pembukaan TMMD ke-124 yang dilaksanakan Kodim 0610 Sumedang.
Drone Spray ini merupakan hasil kolaborasi dengan Dira Drone Indonesia Raya dan DJI. Dimana drone indonesia raya menjadi salah satu distirbutor resmi.
“Kami bahkan mengembangkan simulator drone lokal buatan sendiri, lengkap dengan software dan hardware-nya. Jadi sebelum menerbangkan drone sungguhan, pengguna bisa berlatih lebih dulu lewat simulasi,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada alat, Hiber Tech juga terlibat dalam pengembangan robot berbasis kecerdasan buatan yang dapat diajak berkomunikasi, serta menjalin kerja sama dengan BRIN dalam pembuatan simulator truk.
Saat ini, Hiber Tech telah mengirim produknya ke berbagai kota di Indonesia. Dengan karyawan yang awalnya hanya dua orang, kini telah berkembang menjadi tujuh orang, yang semuanya merupakan putra daerah Sumedang.
“Harapan kami, Hiber Tech dapat terus tumbuh dan menjadi pusat inovasi teknologi berbasis riset, serta mampu mengembangkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar dapat bersaing secara global,” pungkasnya.







