JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Perayaan pawai dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia yang digelar oleh Pemerintah Desa Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sempat memanas akibat ketidakpuasan dari sebagian warga.
Ketua RT 03 RW 05 Dusun Sukaharja, Wahyu membenarkan rasa kekecewaan masyarakatnya yang merasa diabaikan saat pelaksanaan pawai tersebut.
“Iya warga merasa kecewa, karena setalah datang ke desa warga masyarakat kami merasa di abaikan,” kata Wahyu saat menggelar audensi bersama warga dan Kepala Desa Kebonjati, Sabtu (16/8/2025) malam.
Warga bahkan telah berinisiatif menyiapkan makanan untuk menunjang kebersamaan dan memeriahkan acara. Namun usaha tersebut tidak mendapatkan perhatian yang layak dari panitia.
Kekecewaan ini pun disampaikan secara terbuka, mencuatkan masalah koordinasi dalam penyelenggaraan acara desa yang seharusnya menjadi ajang kebersamaan dan solidaritas warga.
“Warga di sini (RW 05) sudah membuatkan makananan di jauh-jauh hari untuk di bawa ke desa. Namun, sesampainya di desa malah merasa tidak dihargai,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kebonjati, Jajang menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada warga RW 05, khususnya RT 03.
Ia berjanji akan memperbaiki komunikasi dan memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
“Kami sangat menghargai partisipasi warga dan mohon maaf atas kekurangan dalam penyelenggaraan acara kali ini. Ke depannya, kami akan berusaha lebih baik agar semua pihak merasa terlibat dan dihargai,” kata Jajang.







