Cegah Tawuran, Pemda Sumedang Gelar Deklarasi Damai Pelajar

JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Guna mencegah kembali terjadi tawuran, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang menggelar apel pencanangan Deklarasi Damai kepada seluruh pelajar di Lapangan Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) Jawa Barat, Senin (20/3/2023).
Deklarasi Damai tersebut, ditandai dengan dibacakannya naskah deklarasi oleh perwakilan pelajar yang dilanjutkan dengan penanda tanganan Deklarasi.
Dalam upacara Deklarasi yang diikuti perwakilan dari seluruh pelajar SMK, SMA, serta kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Sumedang, satu orang pelajar jatuh pingsan diduga akibat kelelahan, sehingga harus di bawa ke ruang kesehatan oleh petugas.
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan mengatakan, deklarasi ini dilakukan sebagai upaya mencegah aksi bentrokan di kalangan pelajar. Seperti bentrokan antar pelajar yang sempat terjadi hi gga membuat 1 orang pelajar meninggal dunia.
“Khusus dalam amanat saya kepada para pelajar dan guru saya sampaikan tolong kedepannkan pendidikan akhlak dan moral. Karena itu menjadi modal dasar kita untul melangkah kedepan,” kata Erwan.

Deklarasi ini, kata Erwan, diharapkan tidak hanya dibaca dan ditandatangani saja, tapi juga harus diimplementasikan baik di rumah maupun di lingkungan sekolah serta di lingkungan sosial.
“Setelah deklarasi ini, kita akan terus melakukan pemantauan dan esukasi ke sekolah-sekolah untuk memaatikan deklarasi dijalankan,” katanya.
Sementara itu salah seorang pelajar, Fahrul menyambut baik dengan diadakannya deklarasi damai ini. Ia berharap, setelah diadakannya deklarasi, juga digelar kegiatan jambore pelajar.
“Saya setuju sekali dengan deklarasi ini, agar tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kemarin hingga memakan korban,” kata Fahrul.







