Makam Ari Dibongkar, Keluarga Minta Kepastian Penyebab Korban Meninggal


JURNALSUMA.COM.,SUMEDANG – Tim Forensik bersama Satreskrim Polres Sumedang, membongkar makam Ari Ramdani di TPU Manyeu Desa Citimun Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang Provinsi Jawa Barat, Jumat (5/11/2021).
Pembongkaran makam, dilakukan untuk kebutuhan autopsi, guna memastikan penyebab kematian Ari, yang ditemukan meninggal diantara dua gedung di Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Sumedang Selatan, pekan lalu.
Ayah korban, Dede Rahmat (38) mengatakan, adanya autopsi, diharapkan dapat memastikan penyebab kematian Ari. Seperti diketahui, saat ditemukan meninggal, wajah Ari berlumuran darah.
“Saya sebagai ayah kandung korban ingin memastikan apa yang sebenarnya terjadi dengan anak saya. Karena dilihat dari fisik korban, terlihat sekali kejanggalan-kejanggalan,” ujarnya, disela proses autopsi.
Menurut keluarga, lanjut Dede, Ari meninggal secara tidak wajar. Keluarga menemukan beberapa luka di sekujur tubuh Ari.
“Di situ terlihat jelas sekali bekas bekas pukulan, penganiayaan. Dari muka sendiri banyak sekali darah, terus di bagian punggungnya banyak memar. Terus di bagian tangan banyak sekali luka sundutan rokok,” jelas Dede.
Dede menuturkan, saat Ari ditemukan meninggal, dirinya sedang berada di Bandung. Dede juga tidak mengetahui kondisi tubuh Ari saat ditemukan sudah meninggal. Dede hanya melihat foto-foto tubuh Ari.
“Saya posisi ada di Bandung, dapat info dari ibu korban, bahwa anak saya telah meninggal. Tapi saya tak dapat informasi bahwa meninggalnya seperti ini (penuh luka),” katanya.
Dede pun, mengaku tidak merasakan firasat apapun sebelum Ari meninggal. Terakhir kali berkomunikasi, seminggu sebelum kejadian.
“Semoga ini cepat terungkap, apapun itu hasil dari autopsi, kalaupun ada tindak kekerasan dan kejahatan, semoga pelakunya bisa tertangkap oleh pihak kepolisian,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Sukatani Desa Nyalindung Kecamatan Cimalaka, ditemukan meninggal dunia diantara dua gedung di Kelurahan Kota Kulon Kecamatan Sumedang Selatan, pekan lalu. Namun hingga saat ini, penyebab kematian korban belum juga terungkap.








