JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Suasana halaman parkir Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tampak berbeda dari biasanya.
Sejak Selasa (3/6/2025) pagi, ratusan warga tampak antusias memadati area tersebut untuk membeli bahan kebutuhan pokok, di Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumedang.
Meski acara resmi dimulai pukul 08.00 WIB, antrean panjang warga sudah terlihat sejak satu jam sebelumnya. Mereka datang bersama keluarga dan tetangganya, untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga murah, terlebih dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Salah satu pembeli, Ely Dahlia mengaku terbantu dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, harga bahan pokok yang ditawarkan sangat membantu, apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Harganya beda jauh dari pasar. Saya beli minyak, gula, kentang, sama nugget juga. Alhamdulillah, sangat terbantu,” kata Ely.
Ely juga berharap kegiatan serupa bisa diadakan lebih rutin.
“Kalau bisa jangan cuma pas mau lebaran saja, tapi tiap bulan. Masyarakat pasti senang,” tambahnya.
Tidak hanya warga yang memang berniat belanja, kegiatan ini juga menarik perhatian warga yang sedang berolahraga.
Isnur, misalnya, mengaku awalnya hanya sedang jogging, namun langsung ikut antre setelah melihat keramaian.
“Tadinya cuma olahraga pagi, eh malah jadi belanja. Lumayan, harga telurnya miring, bisa buat stok dapur,” kata Isnur.
GPM kali ini menawarkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasar, di antaranya beras premium Rp 65.000 per 5 kg, beras medium Rp 60.000, telur ayam Rp 24.500/kg, minyak goreng Rp 14.500/liter, dan gula pasir Rp 17.500/kg.
Produk lain seperti daging ayam, sayuran segar, serta makanan olahan seperti nugget dan sosis juga tersedia.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Iwan Gustiawan menjelaskan, bahwa GPM merupakan strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin keterjangkauan pangan bagi masyarakat.
“Program ini bukan hanya soal harga, tapi juga bagian dari upaya memastikan ketersediaan pangan di masyarakat menjelang Idul Adha,” kata Iwan.
Iwan menambahkan, karena tingginya animo masyarakat, GPM direncanakan akan digelar rutin setiap bulan, menyasar kawasan yang tergolong rawan pangan di wilayah Sumedang.
“Tujuannya agar lebih merata dan tepat sasaran. Kami ingin semua lapisan masyarakat merasakan manfaat dari program ini,” pungkasnya.







