JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Komisi Pemilhan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka secara simbolis menyerahkan 18 bendera Partai Politik (Parpol) kepada KPU Kabupaten Sumedang, pada acara Kirab Pemilu 2024, yang digelar di Alun-alun Sumedang Jawa Barat, Sabtu (7/10/2022).
Mengusung tema “Pemilu Sebagai Sarana Intergrasi Bangsa”, Kirab Pemilu akan berkeliling di setiap daerah pemilihan, agar target 84 persen paritisipasi pemilih di Kabupaten Sumedang dapat tercapai.
Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Hedi Ardia mengatakan, kirab pemilu ditujukan agar masyarakat luas dapat mengetahui pelaksanaan pemilu 2024 nanti.
“Kita berharap lewat kirab pemilu ini masyarakat luas semakin memahami, bahwa akan ada agenda besar yakni pemilu 2024 yang akan dilaksanakan rabu 14 Februari mendatang,” kata Hedi.
Selain itu, lanjut Hedi, diharapkan juga masyarakat dapat lebih kritis dalam memahami dan mengetahui profil peserta pemilu 2024.
“Masyarakat juga bisa lebih kritis dengan cara memahami dan mempelajari profil masing-masing peserta pemilu,” ucapnya.
Pada hari pertama Kirab Pemilu 2024 di Kabupaten Sumedang, digelar roadshow berkeliling kota yang diikuti setiap partai politik, seluruh PPK dari 26 Kecamatan se-Kabupaten Sumedang, dan Bawaslu.

Disela kegiatan itu juga digelar deklarasi damai pemilu disertai penandatanganan bersama oleh Pj Bupati Sumedang, Kapolres Sumedang, Dandim 0610 Sumedang, Bawaslu, KPU, DPRD serta 18 pimpinan partai politik.
Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman beserta Forkopimda dan KPU yang melepas rombongan kirab, siap mendukung pelaksanaa pemilu nanti agar berjalan lancar. Selama 8 hari Panji Pemilu 2024 akan dibawa keliling ke Kecamatan-kecamatan, dan pada Sabtu 14 Oktober akan diserahkan ke Kabupaten Garut.
“Tanggal 14 Oktober, kami akan serah terimakan ke Kabupaten Garut. Selama delapan hari ke depan Panji Pemilu 2024 ini, akan diarak keliling ke Kecamatan-kecamatan di Sumedang, serta melakukan sosialisasi Pemilu 2024,”kata Herman.
Herman mengatakan, sesuai dengan Tema Kirab Pemilu 2024, maka ia beserta Forkopimda akan mendorong Pemilu yang jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia. Pemkab Sumedang mendukung KPU sesuai dengan kewenangannya.
“Bukan hanya pemilu penyelenggaraannya damai, namun akan meningkatkan partisipasi pemilih. Kami akan ikhtiarkan angka partisipasi 84 persen bahkan lebih dari itu,” ujarnya.

Herman menuturkan, ia beserta unsur Forkopimda akan bahu membahu dan mengawal Pemilu 2024 agar berjalan sukses. Pemilu di Sumedang berkualitas dan berjalan optimal maka pemerintahan pun akan optimal.
“Kami kawal Pemilu 2024 berjalan dengan sukses tanpa ekses. Jadi kami sangat berkepentingan pemilu ini berkualitas, tentu dengan mengacu kepada kaidah-kaidah yang telah kita sepakati bersama dan tentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tuturnya.
Sebagai pejabat pembina kepegawaian di Kabupaten Sumedang, Ia menegaskan akan menjaga netralitas seluruh ASN. Pemkab Sumedang akan mengedukasi warga masyarakat agar tingkat partisipasi politik di Sumedang signifikan.
“Sekitar 10 ribu ASN yang ada di Kabupaten Sumedang, kami akan jaga netralitasnya. Semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara. Pesta demokrasi ini harus membawa kebahagiaan, sareundeuk saigeul sabobot sapihanean,” ujarnya.







