JURNALSUMA.COM., SUMEDANG – Dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, ratusan warga Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang Jawa Barat, menggelar tradisi Gembrong Liwet bertempat di lapangan sepak bola Cikubang.
Para peserta yang datang dari luar Kecamatan pun tampak antusias mengikuti acara gembrong liwet ini. Mereka memasak nasi liwet dan memakannya secara bersama-sama.
Ketua pelaksana Gembrong Liwet, Aldo Rojak mengatakan, tradisi gembrong liwet ini dilakukan setiap tahunnya oleh warga dusun Cikubang Desa Citali. Kali ini, tradisi gembrong liwet sudah menginjak usia kedelapan tahun.
“Di tahun 2023 ini, usia tradisi gembrong liwet sudah menginjak usia kedelapan tahun,” kata Aldo.
Setiap tahunnya, kata Aldo, peserta gembrong liwet terus bertambah. Bahkan, tidak hanya dari Kecamatan Pamulihan saja melainkan ada juga dari luar Kecamatan yang sengaja mengikuti acara ini.
“Awalnya gembrong liwet hanya dilakukan oleh warga desa Citali saja, namun sekarang pesertanya ada dari luar Kecamatan juga, seperti Kecamatan Sukasari, Tanjungsari, Rancakalong semua berkumpul di sini,” katanya.

Aldo menuturkan, selain menyambut bulan suci ramadhan tradisi gembrong liwet juga digelar untuk merekatkan tali silaturahmi, serta menjaga dan melestarikan budaya yang sudah ada sejak dulu dan diteruskan hingga sekarang.
“Sebetulnya gembrong liwet itu artinya berkumpul memasak, memakan nasi liwet satu kampung dan mempererat tali persaudaraan. Kalau dulu makannya di sawah atau di kebun sama keluarga. Namun sekarang dikemas menjadi sebuah event,” ucapnya.
Sementara salah satu peserta gembrong liwet, Neng Siti Nurjanah mengaku senang bisa mengikuti acara tradisi gembrong liwet ini meski baru pertama kalinya.
“Karena tahun-tahun kemarin belum ada kemauan mau ikut. Nah tahun sekarang baru mau ikut event ini, untuk mencari pengalaman baru,” kata Siti.
Siti berharap tradisi gembrong liwet ini bisa terus dilaksanakan dan juga pesertanya terus bertambah baik warga desa Citali maupun dari luar.
“Mudah-mudahan kedepannya budaya ini bisa terus dikembangkan agar menjadi lebih luas dan menambah tali silaturahmi,” harapannya.







