JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Seorang keluarga pemudik dari Semarang Jawa Tengah yang hendak kembali ke Depok Jawa Barat, diduga mengalmi serangan jantung saat transit di Gerbang Tol Cisumdawu Utama, pada Minggu (6/4/2025) malam.
Kelurga pemudik tersebut dievakuasi petugas PJR Polda Jabar Tol Cisumdawu bersama petugas medis menuju Rumah Sakit Cimalaka, namun sayang tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.
Dalam rekaman video amatir, tampak petugas PJR Polda Jabar Tol Cisumdawu bersama petugas medis yang tiba di lokasi, langsung berusaha mengeluarkan pemudik dari dalam mobilnya, untuk dipindahkan ke mobil ambulan.
Pemudik tersebut selanjutnya dibawa mengunakan mobil ambulan menuju IGD Rumah Sakit Cimalaka, untuk mendapatkan perawatan medis.
Anggota PJR Polda Jabar Tol Cisumdawu, Bripka Fajar menyebutkan, pihaknya mendapat laporan saat tengah melakukan patroli di Kilometer 203 Tol Cisumdawu, bahwa adanya pemudik yang mengalami sakit.
“Pada saat kita melaksanakan patroli di Kilometer 203, kita mendapat laporan bahwa ada pengguna jalan pemudik dari Semarang menuju ke Depok. Setelah di cek, pengguna jalan melakukan transit di Gerbang Tol Cisumdawu Utama, kemudian meminta bantuan bahwa ada salah satu keluarganya sakit sesak dibagian dada sebelah kiri,” kata Fajar.
Keluarga pemudik tersebut merupakan pasangan suami istri bersama tiga orang anaknya, dalam perjalanan dari Semarang Jawa Tengah untuk kembali ke Kota Depok.
“Kemudian petugas Gerbang Tol menyampaikan kepada pihak PJR Tol Cisumdawu yang pada saat itu sedang berjaga, dan langsung menghubungi tim medis. Kemudian dibawa ke rumah sakit Cimalaka dan dilakukan pengawalan anggota PJR agar bisa secepatnya tertangani oleh medis,” ungkapnya.
Saat ditemukan, kata Fajar, sang sopir yang diketahui bernama Heri Yulianto (50), sedang berusaha ditolong istrinya yang memompa dada bagian kiri. Nahas, pemudik yang berhasil dibawa ke rumah sakit ini kondisi sudah dalam keadaan meninggal dunia.
“Jadi pas waktu kita menemukan di Gerbang Tol Cisumdawu Utama bahwa istrinya sedang memompa dada bagian kirinya, namun setelah dibawa ke rumah sakit sudah tidak dapat bisa di tolong,” ujarnya.
Sementara usai berada di Rumah Sakit Cimalaka, jenazah pemudik bersama keluarganya langsung diantar menggunakan ambulan ke rumah duka di Kota Depok.







