JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Ribuan warga sembari membawa anak-anak mereka rela antre dan berdesakan berjam-jam, demi mendapatkan satu kantong plastik berisi daging kurban, di Masjid Al-Furqon PC Persis, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (7/6/2025).
Pihak panitia, dibantu petugas kepolisian, TNI, dan Satpol PP, sempat kewalahan dan harus berkali-kali mengingatkan warga agar tetap bersabar.
Guna menghindari berdesak-desakan serta warga yang menerobos masuk, pihak panitia membuat empat pos penjagaan, dari mulai antrean, pembagian kupon, hingga penukaran kupon dengan daging kurban.
Salah seorang warga, Desy Purwanti (26) yang datang bersama suami dan anaknya, dari wilayah Kecamatan Situraja mengaku, harus menunggu hingga setengah jam lamanya, untuk mendapat satu paket daging kurban seberat seperempat kilogram dari panitia.
“Saya lagi mengantre daging kurban, antrenya lumbayan lama setengah jam, dan ini baru dapat,” kata Desy.
Desy mengaku datang jauh dari Kecamatan Situraja ke pusat kota Sumedang, lantaran di kampungnya tidak ada. Ia mengaku senang setelah mengantre lama, akhirnya kebagian daging kurban.
“Iya alhamdulillah senang juga dapat daging, karena di kampung saya mah tidak ada. Ke sini juga datang sama suami sama anak, baru saya yang dapat, belum tahu suami dan anak masih ngantre,” ucapnya.
Sementara itu, Panitia Kurban, Deni Ridwan mengatakan, pihaknya menyediakan 3.000 paket daging kurban yang dibagikan kepada warga menggunakan kupon dan ditandai dengan tinta di tangan.
“Saat ini kita sediakan 3.000 paket daging kurban sapi yang dibagikan kepada warga, seperti tradisi sebelumnya menggunakan kupon dengan mengantre,” kata Deni.
Pada pelaksanaan kurban kali ini, panitia menyembelih 18 ekor sapi yang berasal dari para jemaah. Jumlah tersebut menurut dari tahun sebelumnya yang bisa mencapai 20 ekor sapi.
“Dibandingkan tahun kemarin perbedaannya hampir sama, cuma dalam sapinya itu tahun kemarin 20 ekor sapi, sekarang 18 ekor. Kalau untuk besok ada 1 ekor domba,” pungkasnya.







