Beranda / Sumedang Majalengka / Sumedang / Bocah 7 Tahun Diduga Kabur dari Pesantren, Ditemukan Jalan Kaki Sendirian di Tol Cisumdawu

Bocah 7 Tahun Diduga Kabur dari Pesantren, Ditemukan Jalan Kaki Sendirian di Tol Cisumdawu

Bocah 7 Tahun Diduga Kabur dari Pesantren, Ditemukan Jalan Kaki Sendirian di Tol Cisumdawu

JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Seorang bocah ditemukan sedang berjalan kaki sendirian di bahu Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) pada Kamis (17/4/2025) sore.

Bocah tersebut diketahui bernama Muhammad Revan (7), seorang santri di Pondok Pesantren Hubbul Qur’an, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang Jawa Barat.

Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB oleh petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cisumdawu saat melakukan patroli di wilayah Kilometer 193, Kecamatan Paseh.

Petugas PJR Tol Cisumdawu, Aiptu Lili Baharudin mengatakan, bahwa Revan ditemukan mengenakan seragam hitam dan tampak kebingungan berjalan seorang diri.

“Saat kami temukan, anak itu tidak bisa menjelaskan dengan jelas ke mana tujuannya. Maka kami bawa ke Kantor PJR untuk ditangani lebih lanjut,” kata Aiptu Lili.

Setelah dilakukan pendekatan dan wawancara, Revan mengaku berasal dari Kampung Cikeuyeup Hilir, Kecamatan Jatinangor. Berdasarkan informasi yang didapat, bocah tersebut merupakan santri dari Pesantren Hubbul Qur’an di Desa Jambu, Conggeang.

“Petugas segera menghubungi pengurus pesantren dan melakukan konfirmasi identitas melalui foto. Hasilnya, pihak pesantren membenarkan bahwa Revan adalah santri mereka,” ungkapnya.

Menurut keterangan dari pihak pondok, Revan diduga kabur dari pesantren karena ingin pulang ke rumahnya di Jatinangor. Meski tidak ditemukan luka fisik, petugas memperkirakan anak tersebut mengalami kelelahan akibat berjalan cukup jauh di jalur yang sangat berbahaya bagi pejalan kaki.

“Alhamdulillah, anak dalam kondisi baik, hanya terlihat sangat kelelahan,” ujarnya.

Sementara itu Pengurus Pondok Pesantren Hubbul Qur’an, Khorib menyebutkan, bahwa benar memang Revan merupakan anak didiknya di Ponpes Hubbul Qur’an.

Ia menyampaikan terima kasih kepada petugas yang telah menyelamatkan Revan dan berjanji akan memperketat pengawasan terhadap santri agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami akan lebih ketat dalam pengawasan, demi keselamatan para santri,” katanya.

Saat ini, Muhammad Revan telah dipertemukan kembali dengan keluarganya yang menjemputnya di Kantor PJR Tol Cisumdawu.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *