JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Kecelakaan tragis menimpa rombongan peziarah di Jalan Raya Malangbong-Wado, tepatnya di kawasan Cae, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (1/11/2025) malam kemarin.
Insiden yang terjadi di jalur rawan tersebut, mengakibatkan empat orang meninggal dunia, dan melukai belasan lainnya.
Kawasan tempat kejadian, diketahui memiliki risiko tinggi karena kurangnya penerangan jalan umum (PJU) serta minimnya rambu peringatan. Kondisi itu disebut menjadi salah satu faktor yang memperburuk keselamatan pengendara.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera mengambil langkah konkret untuk meningkatkan keamanan di ruas jalan tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk menambah lampu penerangan dan rambu-rambu peringatan di sejumlah titik rawan. Harapannya, tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari,” kata Dony saat menjenguk 12 korban yang masih dirawat di IGD rumah sakit Umar Wirahadikusumah Sumedang, Minggu (2/11/2025).
Dony juga memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan intensif di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang. Seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah melalui Jasa Raharja.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Seluruh biaya korban sudah ditanggung sesuai SOP Jasa Raharja,” ucapnya.
Selain itu, Dony mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur Wado yang memiliki banyak tanjakan dan tikungan tajam. Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap rambu lalu lintas dan kewaspadaan pengemudi, terutama pada malam hari.
Pemerintah Kabupaten Sumedang turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para korban.







