JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Keberangkatan 392 calon jemaah haji kloter 32 asal Sumedang dilepas langsung Bupati Sumedang, di halaman Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Sabtu (25/6/2022) malam. Isak tangis keluarga pecah saat melepas kepergian calon jemaah haji yang akan berpisah selama kurang lebih satu bulan untuk menunaikan ibadah haji di tanah suci.
Salah seorang calon jemaah haji Mamat mengaku bersyukur bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci tahun ini, diusianya yang menginjak ke 57 tahun setelah sempat menunggu selama 9 tahun.
“Saya sudah setelah 9 tahun menunggu untuk berangkat haji, alhamdulilah di tahun ini bisa berangkat bersama istri. Semoga kedepannya kembali normal dan bisa menjalankan ibadah sebaik-baiknya,” kata Mamat.
Sementara itu Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, pihaknya merasa berayukur di tahun ini bisa kembali memberangkatkan para jemaah haji, setelah selama 2 tahun tertunda akibat pandemi Covid-19. Pihaknya juga mendoakan kepada seluruh jemaah haji agar diberi kelancaran dan keselamatan selama menunaikan ibadah haji di tanah suci.
“Hari ini saya melepas jemaah haji kloter 32 asal Sumedang dengan jumlah 392 jemaah. Tenteunya kita bersyukur setelah pandemi Covid-19 2 tahun ini, tahun ke 3 bisa meberangkatkan jemaah haji di Sumedang. Kita doakan semoga semuannya dalam keadaan sehat dalam menjalankan ibadah dan menjadi haji yang mabrur kembali ke Sumedang dalam keadaan sehat dan lancar,” kata Dony.
Dony berpesan kepada seluruh jemaah haji agar bisa menjaga nama baik Kabupaten Sumedang selama menunaikan ibadah haji. Bupati juga meminta agar para jemaah haji selama di tanah suci agar bisa selalu kompak saling membantu satu sama lain selama di tanah suci.
“Jadi saya titip pesan doakan untuk kemajuan Sumedang kepada jemah haji dan juga tentunya menjaga nama baik Sumedang. Saya minta asal Sumedang harus kompak saling bantu saling menolong, silih asah silih asih silih asuh,” ucapnya.
Keberangkatan rombongan jemaah haji pun didampingi satu Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), 2 petugas tim pemandu haji indonesia, tim pembimbing ibadah haji indonesia serta tenaga kesehatan dan para medis.






