JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Kabupaten Sumedang Jawa Barat, akan segera memiliki masjid berkonsep traveller friendly. Sarana ibadah tersebut, merupakan Masjid Tanmiyah yang dibangun Yayasan Bina Andi Mulya Kusumah Sumedang.
Lokasinya, berada di Pusat Peradaban Islam Tanmiyah (PPIT), Lingkungan Lebak Huni Kelurahan Pesanggrahan Baru Kecamatan Sumedang Selatan.
Pembangunan masjid di lingkungan SMK Pembangunan Indonesia Sumedang, ditandai dengan peletakan batu pertama, oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, ketua yayasan, Anggota DPD RI, Kasdim 0610 Sumedang, camat beserta yang lainnya, Rabu (20/12/2023).
Ketua Yayasan Bina Andi Mulya Kusumah Sumedang, Kamas Komara menyebutkan, masjid berkonsep traveller friendly dibangun untuk beribadah warga sekitar serta para pendatang yang berkunjung ke Kabupaten Sumedang.
“Pembangunan Masjid Tanmiyah berukuran 33 X 33 meter memiliki dua lantai. Lantai dua di atas full untuk masjid. Nanti di lantai satunya akan dilengkapi dengan fasilitas lainnya seperti ballroom, empat ruang metting, ada kamar untuk penginapan berlevel bintang tiga, kantin yang menyediakan masakan khas timur tengah, perpustakaan berbasis aplikasi, taman tahfidz quran serta kedepan akan ada SD IT, SMP IT juga,” jelasnya.
Diharapkan, pembangunan masjid yang mendapat dukungan dari banyak pihak, dapat ikut menyejahterakan masyarakat melalui pelayanan bagi umat Islam.
“Insya Allah ini akan hidup karena berkonsep traveller friendly atau ramah kepada pengunjung. Dari sabang sampai merauke silahkan transit di masjid kami,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi Dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang, Asep Sudrajat, menyampaikan dukungan pemerintah atas pembangunan masjid dengan anggaran Rp.10 Miliar.
“Sumedang ini sungguh sangat luar biasa, banyak donatur atau penggagas membangun peradaban IsIam,” katanya.
Asep menilai, masjid yang tengah dibanguni di lingkungan SMK Pembangunan Indonesia Sumedang, dapat mencerdaskan dan memupuk akhlak masyarakat maupun pelajar taat beribadah.
“Sesuai dengan komitmen pak pj (penjabat bupati) Sumedang, kita mendukung kegiatan ini. Karena di sini menjadi pusat pendidikan bagaimana mencerdaskan dan memupuk akhlak baik hingga taat beribadah,” tukasnya.
Sementara disela kegiatan tersebut, Yayasan Bina Andi Mulya Kusumah Sumedang, melakukan penyerahan bantuan biaya pendidikan bagi 34 lulusan SMK Pembangunan Indonesia Tahun 2020-2022, yang sebelumnya menunggak dan kini mendapatkan ijazahnya.







