JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Republik Indonesia bersama BAZNas Kabupaten Sumedang kembali menyalurkan program zakat produktif melalui Program Z-Auto kepada tiga pelaku usaha kecil menengah (UKM) di bidang jasa perbengkelan.
Bantuan yang diberikan meliputi booth bengkel, air kompresor, perlengkapan kerja, serta onderdil motor, yang diserahkan langsung ke lokasi usaha masing-masing penerima manfaat oleh tim Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNas Kabupaten Sumedang, belum lama ini.
Sebelum menerima bantuan, para penerima manfaat terlebih dahulu mengikuti pelatihan peningkatan keahlian perbengkelan bekerja sama dengan tenaga ahli dari SMK Pemuda Sumedang. Pelatihan ini menjadi langkah awal agar penerima manfaat mampu mengelola bantuan secara profesional dan produktif.
Program Z-Auto merupakan hasil kolaborasi antara BAZNas RI dan BAZNas Kabupaten Sumedang. Melalui program ini, BAZNas tidak hanya menyalurkan bantuan usaha, tetapi juga memberikan pendampingan intensif selama dua tahun, guna memastikan bantuan dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Wakil Ketua II BAZNas Kabupaten Sumedang, R. Asep Hamdan M., menyampaikan bahwa zakat produktif menjadi salah satu fokus utama BAZNas untuk membantu masyarakat agar lebih berdaya secara ekonomi.
“Program Z-Auto ini adalah bentuk nyata zakat yang produktif. Kami ingin zakat tidak berhenti di penyaluran, tetapi berlanjut menjadi pemberdayaan. Dengan dukungan BAZNas RI dan pendampingan dari tim kami, kami berharap para penerima manfaat bisa tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).
Asep menambahkan, Z-Auto merupakan salah satu inovasi BAZNas dalam pengelolaan zakat produktif di sektor otomotif. Melalui bantuan sarana usaha dan pendampingan berkelanjutan, diharapkan penerima manfaat dapat meningkatkan penghasilan, memperluas layanan usaha, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya.
“BAZNas Kabupaten Sumedang akan terus berkomitmen menjadikan zakat sebagai solusi pemberdayaan ekonomi umat menuju Sumedang yang lebih sejahtera dan mandiri,” imbuhnya.
Salah satu penerima manfaat, Ade Hidayat (61), mengungkapkan rasa syukur dan haru atas bantuan yang diterimanya. Ia menceritakan bahwa dua tahun lalu, bengkelnya sempat dibobol maling hingga semua isi bengkel raib.
“Dua tahun lalu saya diuji oleh Allah SWT, bengkel kecil saya dibobol maling, semua isi bengkel hilang dan hanya tersisa kunci-kunci serta air kompresor. Sekarang Alhamdulillah, dengan adanya program Z-Auto dari BAZNas perlengkapan kerja dan onderdil di bengkel saya kembali lengkap. Saya sangat berterima kasih kepada para muzaki dan BAZNas karena program ini benar-benar bermanfaat untuk pekerja bengkel kecil seperti saya,” tuturnya penuh haru. (**)







