JURNAL SUMA.COM., SUMEDANG – Kabupaten Sumedang menargetkan masuk dalam jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Sebagai langkah awal, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir secara resmi mengukuhkan sekaligus melepas 393 personel kontingen yang akan membawa nama Sumedang dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kontingen Sumedang yang diberangkatkan terdiri atas 247 atlet, 62 pelatih, 24 manajer, dan 60 ofisial. Mereka akan mengikuti pertandingan pada 38 cabang olahraga (cabor).
Porprov XV Jawa Barat 2026 akan digelar pada 7-20 November 2026 dengan lokasi pertandingan tersebar di empat daerah, yakni Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, dan Kabupaten Sumedang. Selain menjadi peserta, Sumedang juga mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggaraan cabang olahraga rugby.
Dalam kesempatan tersebut, Dony Ahmad Munir mengingatkan seluruh atlet agar mempersiapkan diri secara maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik selama pertandingan. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, keberanian, serta menjaga kehormatan daerah.
Menurut Dony, para atlet memiliki tanggung jawab besar karena tidak hanya bertanding untuk kepentingan pribadi, tetapi juga membawa harapan keluarga, orang tua, pelatih, dan seluruh masyarakat Sumedang.
“Di belakang setiap atlet ada orang tua, keluarga, dan pelatih. Ada pula 1,2 juta warga Sumedang yang menaruh harapan. Jadikan itu sebagai motivasi untuk memberikan penampilan dan prestasi terbaik bagi Kabupaten Sumedang,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Ia juga menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Porprov 2026 harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk membuktikan kualitas atlet Sumedang di tingkat Jawa Barat. Karena itu, seluruh kontingen diminta memiliki keyakinan kuat untuk bersaing dan meraih hasil terbaik.
“Berangkatlah ke lokasi pertandingan dengan komitmen memberikan yang terbaik bagi Sumedang. Tanamkan keyakinan bahwa Sumedang mampu berprestasi,” tegasnya.
Selain memberikan motivasi, Bupati juga berpesan agar seluruh atlet memegang teguh ikrar yang telah diucapkan dalam prosesi pengukuhan. Komitmen tersebut diharapkan menjadi landasan dalam menjaga sikap, semangat, dan tanggung jawab selama mengikuti kompetisi.
Dari sisi dukungan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang telah menyalurkan uang saku kepada para atlet sebelum keberangkatan. Pemkab juga menyiapkan bonus sebagai bentuk penghargaan bagi atlet yang berhasil mempersembahkan medali.
“Perhatian dari pemerintah daerah sudah kami berikan. Sebelum berangkat, uang saku sudah disalurkan dan bagi atlet yang berhasil meraih medali akan diberikan bonus. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi tambahan untuk berjuang dan meraih prestasi,” katanya.
Untuk merealisasikan target 10 besar, Sumedang telah memetakan sejumlah cabang olahraga yang berpotensi menjadi penyumbang medali emas. Beberapa di antaranya adalah anggar, balap sepeda, muaythai, rugby, dayung, dan sepak takraw, selain sejumlah cabang olahraga lainnya.
Dony mengaku optimistis terhadap peluang kontingen Sumedang setelah memantau secara langsung perkembangan persiapan atlet bersama para pelatih dan pengurus cabang olahraga.
Persiapan tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis melalui latihan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter atau character building serta kegiatan doa bersama untuk memperkuat mental dan kesiapan seluruh kontingen.
“Saya melihat langsung persiapan para atlet, cabang olahraga, dan pelatih sudah luar biasa. Mulai dari latihan, pembentukan karakter, hingga doa bersama sudah dilaksanakan secara optimal. Sekarang saatnya kita menjemput takdir. Mudah-mudahan Sumedang mampu meraih prestasi yang lebih baik dibandingkan Porprov sebelumnya,” pungkasnya. (**)












